Telah lahir ke dunia seorang hamba Allah yang berjenis
kelamin laki-laki dari
rahim seorang ibu dan darah daging dari sang ayah. Bocah ini lahir dengan kondisi sehat dan
normal. Sang ayah memberikan nama “Budi Sudarsono” , kata budi bermakna harapan
atau doa supaya anak laki-lakinya ini kelak menjadi anak yang baik budi
pekertinya, sedangkan sudarsono diambil dari nama ayahnya “darso”. Lalu sang
ibu juga memberikan nama untuk bayi merah yang baru saja ia lahirkan dengan nama
“Dian”, nama ini diambil dari sebuah nama alat penerang yang menggunakan api pada
zaman dulu, yang harapannya anak laki-lakinya ini kelak menjadi penerang untuk
orang-orang disekitarnya, agamanya dan untuk negaranya. Sehingga orangtuanya memberikan
nama “Dian Budi Sudarsono”. Sang ayahpun langsung mendaftarkannya ke catatan Sipil,
karena dirasa nama tersebut kepanjangan, maka nama Dian Budi Sudarsono
disingkat menjadi De Budi Sudarsono. Walau begitu, ibu (gw
menyebutnya mama) dan ayah (gw menyebutkan bapa) serta keluarga besar memanggil gw
dengan sebutan “Dian”. Sedangkan teman-teman sekolah akrab dengan panggilan
“Budi”. Tak masalah brother kalian mau menyapa dengan sebutan Dian atau Budi,
dua-duanya adalah nama pemberian orang tua, dan nama adalah doa, ya doa untuk gw.Monday, January 07, 2013
Telah lahir ke dunia seorang hamba Allah yang berjenis
kelamin laki-laki dari
rahim seorang ibu dan darah daging dari sang ayah. Bocah ini lahir dengan kondisi sehat dan
normal. Sang ayah memberikan nama “Budi Sudarsono” , kata budi bermakna harapan
atau doa supaya anak laki-lakinya ini kelak menjadi anak yang baik budi
pekertinya, sedangkan sudarsono diambil dari nama ayahnya “darso”. Lalu sang
ibu juga memberikan nama untuk bayi merah yang baru saja ia lahirkan dengan nama
“Dian”, nama ini diambil dari sebuah nama alat penerang yang menggunakan api pada
zaman dulu, yang harapannya anak laki-lakinya ini kelak menjadi penerang untuk
orang-orang disekitarnya, agamanya dan untuk negaranya. Sehingga orangtuanya memberikan
nama “Dian Budi Sudarsono”. Sang ayahpun langsung mendaftarkannya ke catatan Sipil,
karena dirasa nama tersebut kepanjangan, maka nama Dian Budi Sudarsono
disingkat menjadi De Budi Sudarsono. Walau begitu, ibu (gw
menyebutnya mama) dan ayah (gw menyebutkan bapa) serta keluarga besar memanggil gw
dengan sebutan “Dian”. Sedangkan teman-teman sekolah akrab dengan panggilan
“Budi”. Tak masalah brother kalian mau menyapa dengan sebutan Dian atau Budi,
dua-duanya adalah nama pemberian orang tua, dan nama adalah doa, ya doa untuk gw.Posted on Monday, January 07, 2013 by De Budi Sudarsono
Subscribe to:
Comments (Atom)
Popular Posts
-
Dua orang yang dulu gw kenal di kampus sebatas kakak kelas, senior. Begitupun dengan detik ini, gw tidak tahu banyak tentang mereka. Ket...
-
Bukan hanya masa depan saja yang menyimpan misteri, seperti yang pernah gw bahas di postingan “ Akhirat tidak Kekal ”, tetapi masa lalu ...
-
Beberapa bulan yang lalu, gw memposting tentang Pasar Modal . Gw mempelajarinya dalam satu hari, hanya tentang pengertiannya saja sih. K...




