Belajar menyolatkan jenazah pertama kali gw lakukan saat SMA, itupun
juga hanya demi mendapatkan nilai Agama Islam. Saat itu kelas 2 SMA, praktek
menyolatkan jenazahnya di mushola dan gw diberi kesempatan untuk menjadi model
jenazahnya (read: pocong), memakai kain serba putih dan berbaring di shaf
paling depan. Sedangkan teman-teman yang lain sibuk menghafal niat dan doa-doa
di setiap takbirnya, sambil sesekali cenge-ngesan melihat gw berubah menjadi
pria berjubah putih yang sambil komat-kamit menghafal doa-doanya juga.
Siang ini gw ikut menyolatkan jenazah di Masjid dekat kantor gw. Syukur
alhamdulillah sang imam solat Jumat mengingatkan kembali niat solat jenazah
untuk mayat perempuan, serta bacaan dan doa disetiap takbirnya. Padahal dulu
(ketika SMA) gw hafal, walaupun hanya demi seonggok nilai agama. Terakhir gw
ikut solat jenazah tahun lalu (2013), jenazah yang gw solati itu adalah sahabat
gw sendiri, Denny Andrian, yang bulan depan tepat satu tahun kepergiannya di
dunia ini.
Ada yang berbeda dengan solat jenazah yang tadi siang gw lakukan. Ada
perasaan disentil pelan tapi begitu menyesakkan. Gw cepat atau lambat pasti
akan ada diposisi tersebut, bukan lagi jadi model untuk hafalan solat, tapi
benar-benar jadi pemeran utamanya. Apakah nanti akan ada yang menyolati jenazah
gw? Kalaupun ada apakah banyak yang mau menyolatkan gw? Apakah banyak yang mau
mengantar jenazah gw ke liang lahat?
Belum sempat gw menjawab pertanyaan gw itu sendiri, muncul lagi
pertanyaan yang lain. Gw nantinya mati dalam kondisi seperti apa ya? Gw mati di
hari apa ya? Betapa beruntungnya jenazah ini meninggal malam Jumat 01.00 dini
hari. Karena berdasarkan hasdist, “Tidak ada seorang muslim pun yang meninggal
pada hari Jum’at atau malam Jum’at kecuali Allah akan menjaganya dari fitnah
kubur.” hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad no. 6582 dan At-Tirmidzi no.
1074. Mbah kakung juga meninggal di malam jumat dan yang berziarah sangat
banyak. Tiba-tiba gw jadi iri, apakah bisa gw nanti juga meninggal di malam
jumat?
Jika boleh memilih, gw ingin meninggal di malam jumat ketika sujud
terakhir solat Tahajud. Gw yakin semua juga mau meninggal dalam kondisi seperti
ini, dalam kondisi yang baik tentunya. Namun gw dan kita tidak akan pernah tahu
kapan Malaikat Izrail menyapa kita. Menyapa dengan ramah disertai senyuman
ikhlas atau menyapa dengan muka seram. Ah gw tidak sanggup membayangkannya.
Apakah nanti ketika di akhir Malaikat Izrail menyelesaikan misinya gw sanggup
melafalkan dua kalimat syahadat?
Pertanyaan-pertanyaan itu yang muncul ketika siang ini gw menyolatkan
jenazah. Gw tidak sanggup menjawabnya, begitu menyesakkan ketika
pertanyaan-pertanyaan tersebut muncul. Seperti disentil Allah dengan pelan
namun begitu terasa sesaknya. Apa jangan-jangan nanti gw mati dalam keadaan
berbuat maksiat? Ah, lagi-lagi pertanyaan-pertanyaan sejenisnya bermunculan
lagi.
Semoga kita semua dapat meninggalkan dunia ini dengan cara yang baik,
dalam keadaan Husnul Khotimah. Amin.
KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى الل
ReplyDeleteKAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى الل
KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى الل