Tepat satu tahun yang lalu, 22 April 2013 Manchester United memastikan gelar Premier League ke 20-nya setelah mengalahkan Aston Villa dengan skor 3-0, Robin van Persie mencetak Hattrick yang salah satu golnya sangat spektakuler dengan kaki kiri, yakni tendangan volly, melanjutkan umpan indah dari Rooney. Setahun kemudian, tepatnya hari ini, 22 April 2014 Manchester United resmi “memecat” David Moyes, sang penerus Sir Alex Ferguson. Dua buah momen yang bertolak belakang. Ironis memang.

Di situs resminya, MU secara halus memecat Moyes, walau tidak ada kata-kata “sack” atau pemecatan. Hanya kalimat “leaves” atau meninggalkan. Ini merupakan kado terburuk untuk David Moyes yang akan berulang tahun ke 51. Moyes sendiri lahir pada tanggal 25 April 1963.

Pertandingan melawan mantan anak asuhnya, Everton, pekan kemarin menjadi pertandingan terakhir baginya. MU takluk di Goodison Park, markas Everton dengan skor 2-0. Dipertandingan tersebut MU seperti tidak tahu caranya mencetak gol. Bola hanya dioper dari kaki ke kaki, dari belakang ke tengah, dari kiri ke kanan, dan tidak ada tembakan ke ke gawang Everton. Owh, mantan memang selalu menyakitkan ya.

Moyes menjadi sasaran tembak paling mudah untuk disalahkan. Entahlah, yang gw lihat MU kehilangan karakter yang telah dibangun SAF selama bertahun-tahun. Tidak ada semangat juang hingga pertandingan usai. Para pemain terlihat tidak ingin membantu Moyes. Mungkin karena kharisma Moyes kalah jauh dibanding dengan SAF. Ah, entahlah apa yang sebenarnya terjadi di intern mereka. Yang jelas pihak MU tahu apa yang terbaik menurut mereka.

Selama 10 bulan melatih MU (Juli 2013 s.d. April 2014), Moyes telah melakoni 51 pertandingan disemua ajang. Moyes berhasil menang sebanyak 27 kali, imbang 9 kali dan 15 kali menelan kekalahan. Kemenangan terbesar adalah saat bertemu Leverkusen di Liga Champion dengan skor telak 5-0. Kekalahan terbesar saat bertemu Manchester City dengan skor 4-1.

Musim ini segera berakhir, tidak ada juara, tidak ada tropi (hanya community shield) dan tidak ada tiket ke eropa untuk musim depan. Siapapun pengganti Moyes nantinya, jika MU tidak mengalami perubahan baik yang signifikan maka siap-siap saja akan ada hastag OUT seperti pada #MoyesOut.

Sejujurnya gw tidak menyangka Moyes akan dipecat secepat ini. Padahal MU sudah mengontraknya selama 6 tahun. Enam tahun. Angka yang tidak sebentar. Namun apa yang terjadi sekarang? Hanya dalam waktu 10 bulan Moyes sudah dipecat. Memang, selama 10 bulan ini Moyes seperti kebingungan dan selalu menelan kekalahan. Tapi gw yakin MU akan tetap mempertahankannya, ya minimal hingga musim depan. Oowh ternyata oh ternyata. Tapi lumayanlah buat Moyes dapet pesangon sekitar 10jt pounds, hehe.

Goodbye Pakde Moyes, thanks for bought Fellaini & Mata. Thanks for the community shield #ByeMoyes


sumber gambar: www.supersoccer.co.id