Saturday, September 07, 2013


Ini adalah kisah ketika dunia hanya mengenal dua wilayah: Barat dan Timur.
Ini adalah persaingan antara dua negara; Imperium Romawi dan Khilafah Islam.
Ini adalah cerita saat dunia terpolarisasi menjadi dua bagian: Kristen dan Islam.
Ini adalah epik antara dua kekuasaan: Byzantium dan Utsmani.
Pada suatu masa ketika dunia hanya terbagi menjadi dua bagian, sudah menjadi kewajaran bagi Barat untuk menaklukan Timur. Namun ada seorang pemuda yang membalik semuanya dan menaklukan sebagian besar Barat. Pemuda yang mengukir namanya dalam sejarah emas dunia, dengan prestasi dan pencapaian yang tidak pernah ada pada masanya ataupun sebelumnya, prestasi yang jauh melebihi masanya.
Ini adalah salah satu pertempuran paling penting dalam sejarah Islam dan sejarah dunia. Pertempuran yang sangat berpengaruh pada relasi Kristen dan Islam. Serta panglima terbaik yang telah diramalkan oleh Rasulullah SAW.

CONSTANTINOPLE
Konstantinopel didirikan ribuan tahun yang lalu oleh pahlawan legendaris Yunani; Byzas, kota ini dinamai sesuai dengan namanya yaitu Byzantium. Pada 324, Kaisar Konstantin memindahkan ibukota Romawi Timur ke kota ini dan sejak itu namanya diubah menjadi Konstantinopel dan negaranya disebut Byzantium. Konstantinopel sendiri sering disebut sebagai “New Rome” dan dengan sendirinya menjadi kota dengan aktifitas dagang terbanyak dengan populasi mencapai 500.000 orang.
Posisi ditengah dunia membuat Konstantinopel menjadi kota pelabuhan paling sibuk di dunia pada masanya. Inilah kota yang mendapatkan kesempatan terhormat menjadi bagian terpenting dari 3 peradaban besar manusia. “The Gates of The East and West” adalah salah satu gelar yang disematkan kepadanya. Pemandangan yang paling menonjol dari kota ini tentu saja sistem pertahanannya yang merupakan pertahanan terbaik pada masanya. Konstantinopel dilindungi tembok yang mengelilingi kota dengan sempurna, baik wilayah laut maupun daratnya. Keseluruhan kota ini nampak seperti sebuah benteng kokoh. Nyali seseorang yang ingin menaklukan kota ini pun akan ciut tatkala dia melihat bagian benteng bagian barat, satu-satunya wilayah Konstantinopel yang berbatasan dengan daratan. Di situ terbangun struktur tembok dua lapis dengan dua tingkatan, yang diperkuat dengan parit besar dan dalam di bagian depannya. Lengkaplah Konstantinopel memiliki gelar lain “The City with Perfect Defense”.
 “Apabila dunia ini adalah sebuah negara maka tempat yang paling layak sebagai ibukotanya adalah Konstantinopel”. [Napoleon Bonaparte, Kaisar Perancis]

Bagi kaum muslim, nama Konstantinopel berarti kemuliaan yang telah dijanjikan oleh Allah dan Rasul-Nya dalam bisyarah mereka. Ramai dari kaum Muslim akan menyiapkan jiwa dan harta mereka untuk menjadi pasukan yang membebaskannya. Mental kaum Muslim pun telah dari awal dididik untuk menjadi seorang ksatria yang mempunya tugas untuk mengelola dunia beserta seisinya. Bagi kaum Muslim, Konstantinopel adalah penantian 825 tahun dan para syuhada telah menyirami tanah itu dengan darah suci mereka untuk menumbuhkan kemenangan di tanah itu maka tak heran apabila janji Allah dan Rasul ini menjadi suatu sumber energi yang tidak terbatas, menyalakan api pengorbanan dan jihad fi sabilillah dalam setiap masa dan setiap kepemimpinan.
“Sungguh Konstantinopel akan ditaklukan oleh kalian. Maka sebaik-baiknya pemimpin adalah pemimpinnya dan sebaik-baiknya pasukan adalah pasukan yang menaklukannya”. [HR. Ahmad]

MUHAMMAD AL-FATIH
Sultan Mehmed II, wajahnya tampan dengan tinggi sedang dan berbadan kekar. Siapapun yang melhatnya akan terpaku pada kedua bola matanya yang tajam, seolah melihat jauh ke masa depan, pada ujung dari segala sesuatu. Dia seorang anak muda yang memiliki kekerasan niat dan fleksibilitas dalam mencapainya. Dia memiliki kecerdasan akal, kecepatan gerak dan keberanian yang kelak akan diingat oleh setiap kawan dan lawannya. Kemudian yang paling menonjol pada Mehmed adalah kemampuan nya menentukan sikap dan mengendalikan emosinya, walaupun terkadang termperamental. Dia mampu melakukan tipu muslihat tingkat tinggi dalam peperangan dengan mengandalkan unsur kejutan, strateginya tidak dapat diprediksi. Wajah tenangnya dapat diperlihatkan sementara akalnya merancang strategi yang paling efektif untuk menundukkan lawannya dalam waktu singkat. Seorang penakluk yang juga menggemari syair, seorang ahli strategi jenius yang juga seorang ahli ibadah, seorang yang begitu mahir dalam teknik dan strategi perang sebagaimana ia bergantung pada doa para ulama. Seorang Muslim yang terinspirasi Muhammad SAW, begitu penyederhanaan kita kepadanya.

“In the old times the west attacked to the east but these days the world has changed so I will invade the west from the east to from a single empire a single religion and a singer rule over the world” [Fatih Sultan Mehmed II]


Muhammad Al-Fatih 1453
Penulis: Felix Y. Siauw

Posted on Saturday, September 07, 2013 by De Budi Sudarsono

No comments


Pernah dengar Muhammad Al-Fatih? Konstantinopel?

Mungkin ada diantara kita yang belum tau M. Al-Fatih, mungkin juga sudah ada yang tau tapi sebatas taunya, “itu loh yang menaklukan kota konstantinopel”. Atau mungkin sudah ada yang membaca cerita sejarahnya beserta referensi-referensi yang lengkap.

Kenal donk sama Harry Potter, hehe. Buat yang suka baca novel-novel fiksi berbau fantasi seperti harry potter, lord of the ring, eragon atau yang sejenisnya, tidak ada salahnya melengkapi koleksi dengan bukunya Felix Y. Siauw yang berjudul Muhammad Al-Fatih 1453. Tidak kalah menariknya dengan cerita-cerita fiksi yang disebutkan di atas, tapi Muhammad Al-Fatih 1453 ini adalah sejarah yang nyata tentang perjuangan islam dalam menaklukan kota konstantinopel yang diceritakan dengan gaya bercerita lebih menarik dibandingkan Harry Potter dan teman-temannya.

Hmmm memangnya konstantinopel itu dimana sih? Terus mengapa ditaklukan? Ada apa sih disana? Yang menaklukan siapa? Memangnya sesuatu yang berharga ya kalau bisa menaklukan konstantinopel?

Hehehe, wajar sih kalau banyak pertanyaan, rekomendasi nih buat menambah fantasi kita dan terlebih lagi menambah wawasan sejarah kita, mending baca bukunya Muhammad Al-Fatih 1453 yang ditulis oleh Felix Y. Siauw (@felixsiauw), sudah banyak berkeliaran ko di toko buku.

Ah, sok sok merekomendasikan nih. Memangnya apa yang didapatkan setelah baca bukunya?
Oke deh, yang pertama [1], tanpa disadari kita akan diajak ke abad 14 tanpa harus ke sana. Ha? Loh? Maksudnya? Hehe, maksudnya kita akan belajar sejarah, dan ini sejarah islam, sejarah perjuangan agama kita.



Kedua [2],yang kita ketahui bahwa Muhammad Al-Fatih adalah sosok yang menaklukan konstantinopel. Memangnya iya? Percaya?. Kita akan mengetahui proses penaklukan konstantinopel. Penaklukannya itu bukan sekali perang terus menang. 

Ketiga [3], Ada sebuah pembelajaran yang bisa diambil, sebuah proses, kesabaran, keberanian, kecerdasan, kecerdikan, memiliki visi yang jelas, melihat lebih dalam dibanding mata memandang.

Keempat [4], bukunya bukan bergenre motivasi seperti buku-buku motivasi yang sedang menjamur saat ini. Bukunya buku sejarah, tapi ada pecutan motivasi setelah membacanya.

Dan yang kelima [5], buku ini bisa kita jadikan pengingat buat kita yang sering lupa akan janji Allah. Buat kita yang pernah atau bahkan sering merasa bahwa Allah tidak adil, Allah melupakan kita atau Allah tidak menepati janji, jadi merasa malu setelah baca sejarah ini. Karena kita dengan mudahnya putus asa ketika gagal, menyalahkan Allah dan lain-lain. Harusnya kita bisa meniru perjuangan Muhammad Al-Fatih. Bukan dengan cara berperang dengan pedang menaiki kuda, tapi berperang melawan hawa nafsu untuk menggapai visi hidup kita.

Ko cuma lima [5]? Haha, sisanya silahkan pada baca saja bukunya.

Di sesi selanjutkan gw akan mencoba menceritakan bagian-bagian menarik dan penting dari buku ini.

Oiya, sejarah adalah yang ditulis dan kita baca, bukan yang terjadi. Karena kita tidak akan pernah tahu yang sebenarnya terjadi di masa itu. Entah benar atau tidak yang terpenting adalah kita bisa mengambil sisi positifnya, untuk kita terapkan dikehidupan kita sekarang dan yang akan datang.

Posted on Saturday, September 07, 2013 by De Budi Sudarsono

No comments

Monday, September 02, 2013


“Ternyata kiamat itu terjadi di akhirat”. Sebuah komentar dari seorang pembaca buku Akhirat Tidak Kekal.

Pasti kaget baca judulnya,haha. Masa depan memang tetap menjadi sebuah misteri, kita sebagai makhluk yang berakal mencoba untuk menggali informasi dari Al-Quran,  Hadist dan Alam Semesta. Dua hari membaca bukunya Agus Mustofa yang berjudul “Ternyata Akhirat Masih Tidak Kekal” membuat gw menjadi tercerahkan. Buku ini merupakan lanjutan dari buku serinya yang ke-2 yakni Akhirat Tidak Kekal, seri terbaru sudah ke-34.

Di buku ini dipaparkan bagaimana penulis (Agus Mustofa) menceritakan dan membuktikan bahwa Akhirat Tidak Kekal beserta tanggapan dari berbagai kalangan. Tanggapannya itu bermacam-macam, ada yang menyindir, menganggap hanya sebuah ajang mencari perhatian, banyak yang bertanya, hingga terjadinya diskusi yang menarik yang dilandaskan dengan ilmu. Buku Akhirat Tidak Kekal ini menjadi kontroversial selama sembilan [9] tahun.

Gw bukan bermaksud ingin menarik benang merah dari diskusi yang terdapat di buku ini, apalagi sampai menarik kesimpulan.  Ada point positif yang bisa didapatkan dari buku ini. Terlepas apakah benar akhirat itu tidak kekal ataupun kekal.

Pertama [1] , seharusnya kita sebagai manusia sudah selayaknya berbuat kebaikan, menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, semata-mata mengharapkan Ridho-Nya Allah. Soal Syurga anggaplah itu bonus. Karena kita akan kembali kepada-Nya. Pasti banyak diantara kita yang berharap ingin masuk Syurga, nah itu anggap saja bonus yang kita dapat ketika kita berbuat kebaikan di dunia ini. Jadi ketika berbuat baik, ikhlaslah dan hanya berharap mendapatkan Ridho Allah, bukan berharap masuk Syurga.

Kedua [2], Alam semesta ini bukan hanya bumi beserta galaksi bimasakti saja, tapi masih luas lagi hingga langit ketujuh. Tidak ada yang tahu dimana itu karena dimensi kita sekarang berbeda dengan dimensi disana. Bisa dibayangkan betapa kecilnya kita, seperti debu dipadang pasir, seperti tetesan air di samudera. Karena itu buat apa kita sombong dengan apa yang kita miliki sekarang, toh masih ada Alam Semesta yang sangat besar, berarti Allah yang menciptakan Alam Semesta memang Maha Besar.

Ketiga [3], Al-Quran jangan hanya dibaca saja, jangan hanya dibaca terjemahaanya saja, karena sayang banget jika kita tidak mencoba mentafsirkannya, karena banyak pengetahuan dan informasi di dalamnya. Ibarat ada nasi tumpeng dengan segala lauk pauk, kita hanya makan nasi dan tempe oreknya saja, mubazir.

Keempat [4], Banyak-banyak membaca, membaca tentang dunia, sejarah dan lain-lain. Karena dengan membaca kita akan mengenal dunia dan lebih mendekatkan diri kita ke Tuhan kita, Allah.

Agus Mustofa:
“Fase kehidupan manusia ternyata ada 5 tahap, sebagaimana diceritakan dalam QS. 2:28. Dan akhirat baru menempati fase ke-4, sebelum akhirnya dimusnahkan semua dalam kiamat kubro.”Mengapa kamu ingkar kepada Allah, padahal kamu tadinya mati (fase1: belum lahir), lalu Allah menghidupkan kamu (fase 2: di dunia), kemudian kamu dimatikan (fase 3: di alam barzah) lantas dihidupkan-Nya lagi (fase 4: di akhirat), kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan (fase 5: musnah kembali kepada-Nya?)””

Posted on Monday, September 02, 2013 by De Budi Sudarsono

No comments

Wednesday, August 28, 2013


Apa nih efek dari Ramadhan kemarin? Hayooo apakah ada perubahan pada diri kita setelah bulan Ramadhan kemarin? Silahkan jawab mau bohong atau jujur, terserah. Hehe.

Kemarin, Selasa 27 Agustus 2013 Bisnis Indonesia Group mengadakan acara silaturahim dan halal bihalal yang di hadiri oleh Pak Sukamdani Sahid Gitosardjono selaku Pemimpin Umum, Pak Soebroto Laras selaku Pemimpin Perusahaan, dan Pak Haryadi B Sukamdani selaku Wakil Pemimpin Perusahaan, beserta para direktur dan karyawan Bisnis Indonesia Group. Satu lagi tamu yang diundang untuk mengisi tausah, yaitu Kek Jamil Azzaini, beliau adalah inspirator Sukses Mulia, penulis buku best seller, dan pengusaha. Tema yang diangkat adalah “Me-Ramadhan-kan Setiap Aktivitas Kita ”.

Ada empat [4] point yang disampaikan kek Jamil untuk kita yang ingin selalu meramadhankan setiap aktivitas kita. Pertama [1] adalah senantiasa bersedekah. Bagi kita nih yang lagi banyak uang ataupun yang lagi kere, mending bersedekah dah. Dijamin bakal diganti sama Allah dengan yang lebih banyak lagi. Ga Percaya? Mau nyangkal? Yah coba dulu saja dah laksanakan sedekahnya.

Kedua [2] adalah kita harus mampu menahan amarah. Nah siapa yang disini emosian? Gampang marah dan sensitif, hehe. Jika ada sesuatu yang membuat kita marah, maka hendaklah kita menahan amarah kita. Marah itu kan berasal dari syetan, syetan itu dari api, dan api itu kalah sama air. So, kalau kita marah langsung istigfar dan cuci muka, berwudhu. Cara kita menahan amarah itu menandakan kepribadian kita loh, maka hati-hati.

Ketiga [3] adalah saling memaafkan. Jangan nunggu setiap Idul Fitri saja memaafkan kesalahan orang lain. Setiap manusia tak lepas dari kesalahan, jika ada yang berbuat salah ke kita, sudah sepantasnya kita memaafkan dia, walaupun dia tidak meminta maaf. Plong dah hati kita kalau gampang memberi maaf. Coba kalau kita ngedumel dan maki-maki, akan menghabiskan banyak energi dan seharian kita akan bad mood. Yuk kita saling memaafkan. Allah saja Maha Pengampun, masa kita engga sih.

Terakhir nih point yang keempat [4] yaitu bertaubat. Rasul saja yang akhlaknya mulia sudah dijamin masuk syurga masih senang bertaubat. Malah ada yang bilang Rasul setiap hari bertaubat sampai 70 kali. Nah bagaimana dengan kita yang bukan seorang Rasul dan tak ada jaminan langsung masuk Syurga? Taubat sih iya, tapi lanjut lagi maksiatnya, kalau kata Group Band Wali, Tomat, Tobat Maksiat, hehe. Setiap hari kita pasti punya salah, mungkin masa lalu kita yang bergelimang dosa. Jika dosa itu diibaratkan seperti air, maka dosa kita sudah seperti lautan samudra. Jika dosa itu diibaratkan dengan bau busuk, maka sudah tak ada lagi yang ingin berdekatan dengan kita. Allah Maha Melihat segala apa yang kita lakukan dan apa yang kita bisikkan. Maka dengan kerendahan hati sudah sepantasnya kita selalu memohon ampunan kepada Allah SWT.

Itu tadi [4] point dari kek Jamil. Luar biasa cara menyampaikan yang dilakukan Kek Jamil dalam acara ini. Benar-benar seorang motivator dan trainer profesional nan keren. Setiap hari hanya mengikuti aktifitas beliau di twitter () dan web nya.  Dan akhirnya, alhamdulillah diberi kesempatan untuk bisa bertatap muka langsung dengan beliau, berjabat tangan dengan beliau, dan foto narsis bareng dengan beliau, hehe. Semoga bisa ikutan sukses seperti beliau, Aamiin.  Satu hal yang masih terngiang dari candaan Kek Jamil yaitu ketika beliau bercerita tentang bagaimana bisa mendapatkan istri yang cantik padahal dia biasa saja. “Ya Allah, turunkanlah standarnya, turunkanlah standarnya, turunkanlah seleranya ya Allah”. Haha sebuah doa yang tak terpikirkan. Walaupun beliau hanya bercanda, tapi bisa nih kita ikuti. Pastinya ditambah dengan selalu memperbaiki dan memantaskan diri setiap hari dengan meramadhankan setiap aktivitas kita.
Terimakasih Kek Jamil dan Bisnis Indonesia Group.

Posted on Wednesday, August 28, 2013 by De Budi Sudarsono

No comments

Monday, August 26, 2013


Luar biasa pelajaran hidup yang gw peroleh hari ini. Siang tadi gw dikabari oleh seorang rekan kerja di kantor, dia cerita tentang teman kuliahnya yang hari Sabtu kemarin, 24 Agustus 2013 melangsungkan pernikahan. Luar biasa keberanian dan mentalnya untuk menyegerakan membina rumah tangga, karena dia seumuran dengan gw dan baru lulus kuliah. Mungkin saja dia belum memiliki pendapatan tetap setiap bulannya, tetapi sudah ingin melengkapi sebagian agamanya dengan menikahi seorang gadis. Ya, gw kalah!!

Rasa kagum gw pun mendadak berhenti dan menjadi gemetar, rekan kerja gw ini melanjutkan ceritanya.
Ternyata temannya itu tidak jadi menikah, pernikahannya tertunda. Ko bisa? Hari Jumatnya, sehari sebelum dilaksanakan prosesi sakral akad nikah, dia masuk rumah sakit. Sakit apa dia? Dia terkena Hepatitis B. Astagfirullah, gw hanya bisa beristigfar mendengar pemaparan cerita rekan kantor gw ini.
Lalu sekarang bagaimana keadaannya? Rekan kantor gw ini menjawab, “hari Minggu kemarin dia meninggal dunia”. Innalillahi wa innailaihi rojiun. Gw terkejut, kaget, seakan jam dinding berhenti berdetak. Ya Allah, padahal dia sudah memiliki niat mulia untuk beribadah dengan menyempurnakan agamanya. Dan rekan gw ini bilang bahwa orangtua dan calon isterinya ini tidak mengetahui kalau dia masuk rumah sakit. Mereka baru dikabari setelah dia sudah tiada.

Yang seharusnya ada janur kuning di depan rumahnya ternyata tidak jadi, sekarang yang ada di depan rumahnya ialah bendera kuning. Sebuah warna yang sama tetapi berbeda benda, berbeda pula maknanya. Yang harusnya bersuka cita, yang terjadi ialah berduka cita.

Ini mengingatkan kepada kita bahwa apapun niat kita, buruk atau baik selebihnya Allah yang menentukan. Sesungguhnya kematian itu amatlah dekat bagi kita yang selalu ingat akan mati, tak peduli kita lagi senang atau sedih, yang namanya maut siapa tahu. Terakhir, jodoh Allah yang mengatur, sekalipun kita sudah bertunangan dan esoknya akan akad nikah, jika Allah berkehendak lain dan dia bukan jodoh kita maka Allah akan memberikan kita petunjuk dengan berbagai cara-Nya, sekalipun itu dengan kematian.


Posted on Monday, August 26, 2013 by De Budi Sudarsono

No comments

Friday, August 23, 2013

Cemburu itu apa sih? Ooh ada yang bilang kalau cemburu itu tandanya sayang, cemburu itu bagian dari cinta. Memangnya benar seperti itu? Lalu kalau kita saling mencintai berarti kita juga harus saling cemburu? Nah loh!!

Sekarang banyak kita temui kasus pembunuhan, kebanyakan dilatarbelakangi oleh yang namanya cemburu. Ada suami yang tega membunuh isterinya dikarenakan cemburu dan ada yang tega membunuh pacaranya yang lagi-lagi masalahnya karena cemburu. Bukan bermaksud menyalahkan cemburu. Tapi memang cemburu menjadi bagian dari akar masalahnya. Katanya cinta, ko malah tega menyakiti bahkan sampai membunuh orang yang kita cintai!.

Hati-hati loh sama makhluk yang satu ini. Mungkin banyak diantara kita yang pernah sakit hati hanya gara-gara cemburu. Patah cinta hanya gara-gara cemburu. Pernah down dan tak bersemangat gara-gara cemburu. Bahkan bisa saja ada yang sampai bunuh diri gara-gara cemburu.

Cemburu itu merupakan sifat yang ada pada diri manusia. Cemburu itu menandakan bahwa kita mencintai seseorang secara berlebihan. Dan sesuatu yang kadarnya berlebihan itu pasti tidak baik. Makan kebanyakan saja bisa membuat kita gemuk, gendut bahkan bisa terkena penyakit, diabetes salah satunya.

Terus bagaimana kalau kita lagi cemburu?
Kontrol, itu salah satu kuncinya. Kita harus bisa mengontrol rasa cemburu kita. Jangan sampai kita yang dikontrol oleh rasa cemburu itu. Jangan langsung memarahi atau berbuat kasar yang bisa menyakiti pasangan, belum tentu cemburu kita beralasan dan benar. Selanjutnya coba diskusikan dengan pasangan kita, ajak dia berbicara baik-baik, cairkan suasana dan buat dia merasa nyaman. Sehingga apa yang kita rasakan tersampaikan ke pasangan.

Terus kalau kita cemburu dengan alasan yang benar bahwa si dia memang selingkuh bagaimana?
Susah ini jawabnya, karena gw pernah dalam kondisi seperti ini, haha.
Kalau memang mengalami kejadian seperti ini, coba diskusikan lagi dengan pasangan kita. Ajak dia bicara baik-baik, utarakan apa yang kita lihat berdasarkan fakta-fakta tentunya. Walaupun kita tahu bahwa dia memang salah, jangan terburu-buru menghakimi dia. Sabar. Jika memang dia hanya menganggap orang yang kita anggap selingkuhannya itu sebagai teman biasa maka sebaiknya kita beri dia kepercayaan kepadanya. Kalaupun dikemudian hari ternyata memang kita benar-benar diselingkuhi, berpikirlah bahwa sebenarnya kita diingatkan oleh Allah kalau dia bukanlah yang terbaik buat kita. Tak perlu marah, tetap jaga tali silaturahim, karena bagaimanapun dia pernah ada dihati kita.

So, cemburu itu perlu tapi jika kita lagi cemburu maka kontrollah rasa itu, jangan terlalu berlebihan. Diskusikan dengan pasangan kita tentang apa yang sama-sama dirasakan. Yang paling penting lagi adalah kewajiban kita untuk bisa memegang janji dan menjaga kepercayaan pasangan masing-masing. Karena cemburu itu adalah tidak nyaman karena dia “memperlakukan” orang lain dengan “perlakuan” yang sama ke diri kita.








Posted on Friday, August 23, 2013 by De Budi Sudarsono

No comments