Apa nih efek dari Ramadhan kemarin? Hayooo apakah ada perubahan pada diri kita setelah bulan Ramadhan kemarin? Silahkan jawab mau bohong atau jujur, terserah. Hehe.

Kemarin, Selasa 27 Agustus 2013 Bisnis Indonesia Group mengadakan acara silaturahim dan halal bihalal yang di hadiri oleh Pak Sukamdani Sahid Gitosardjono selaku Pemimpin Umum, Pak Soebroto Laras selaku Pemimpin Perusahaan, dan Pak Haryadi B Sukamdani selaku Wakil Pemimpin Perusahaan, beserta para direktur dan karyawan Bisnis Indonesia Group. Satu lagi tamu yang diundang untuk mengisi tausah, yaitu Kek Jamil Azzaini, beliau adalah inspirator Sukses Mulia, penulis buku best seller, dan pengusaha. Tema yang diangkat adalah “Me-Ramadhan-kan Setiap Aktivitas Kita ”.

Ada empat [4] point yang disampaikan kek Jamil untuk kita yang ingin selalu meramadhankan setiap aktivitas kita. Pertama [1] adalah senantiasa bersedekah. Bagi kita nih yang lagi banyak uang ataupun yang lagi kere, mending bersedekah dah. Dijamin bakal diganti sama Allah dengan yang lebih banyak lagi. Ga Percaya? Mau nyangkal? Yah coba dulu saja dah laksanakan sedekahnya.

Kedua [2] adalah kita harus mampu menahan amarah. Nah siapa yang disini emosian? Gampang marah dan sensitif, hehe. Jika ada sesuatu yang membuat kita marah, maka hendaklah kita menahan amarah kita. Marah itu kan berasal dari syetan, syetan itu dari api, dan api itu kalah sama air. So, kalau kita marah langsung istigfar dan cuci muka, berwudhu. Cara kita menahan amarah itu menandakan kepribadian kita loh, maka hati-hati.

Ketiga [3] adalah saling memaafkan. Jangan nunggu setiap Idul Fitri saja memaafkan kesalahan orang lain. Setiap manusia tak lepas dari kesalahan, jika ada yang berbuat salah ke kita, sudah sepantasnya kita memaafkan dia, walaupun dia tidak meminta maaf. Plong dah hati kita kalau gampang memberi maaf. Coba kalau kita ngedumel dan maki-maki, akan menghabiskan banyak energi dan seharian kita akan bad mood. Yuk kita saling memaafkan. Allah saja Maha Pengampun, masa kita engga sih.

Terakhir nih point yang keempat [4] yaitu bertaubat. Rasul saja yang akhlaknya mulia sudah dijamin masuk syurga masih senang bertaubat. Malah ada yang bilang Rasul setiap hari bertaubat sampai 70 kali. Nah bagaimana dengan kita yang bukan seorang Rasul dan tak ada jaminan langsung masuk Syurga? Taubat sih iya, tapi lanjut lagi maksiatnya, kalau kata Group Band Wali, Tomat, Tobat Maksiat, hehe. Setiap hari kita pasti punya salah, mungkin masa lalu kita yang bergelimang dosa. Jika dosa itu diibaratkan seperti air, maka dosa kita sudah seperti lautan samudra. Jika dosa itu diibaratkan dengan bau busuk, maka sudah tak ada lagi yang ingin berdekatan dengan kita. Allah Maha Melihat segala apa yang kita lakukan dan apa yang kita bisikkan. Maka dengan kerendahan hati sudah sepantasnya kita selalu memohon ampunan kepada Allah SWT.

Itu tadi [4] point dari kek Jamil. Luar biasa cara menyampaikan yang dilakukan Kek Jamil dalam acara ini. Benar-benar seorang motivator dan trainer profesional nan keren. Setiap hari hanya mengikuti aktifitas beliau di twitter () dan web nya.  Dan akhirnya, alhamdulillah diberi kesempatan untuk bisa bertatap muka langsung dengan beliau, berjabat tangan dengan beliau, dan foto narsis bareng dengan beliau, hehe. Semoga bisa ikutan sukses seperti beliau, Aamiin.  Satu hal yang masih terngiang dari candaan Kek Jamil yaitu ketika beliau bercerita tentang bagaimana bisa mendapatkan istri yang cantik padahal dia biasa saja. “Ya Allah, turunkanlah standarnya, turunkanlah standarnya, turunkanlah seleranya ya Allah”. Haha sebuah doa yang tak terpikirkan. Walaupun beliau hanya bercanda, tapi bisa nih kita ikuti. Pastinya ditambah dengan selalu memperbaiki dan memantaskan diri setiap hari dengan meramadhankan setiap aktivitas kita.
Terimakasih Kek Jamil dan Bisnis Indonesia Group.