Friday, September 27, 2013


1.GW NGGAK BISA
Penghambat utama dan paling sering terdengar adalah kalimat "Gw ga bisa."
Sungguh aneh sebenarnya mengatakan kalimat ini. Memangnya dulu waktu masih kecil kita bisa baca seperti saat membaca artikel ini? Tidak bukan? Tapi sekarang kita bisa membaca. Artinya yang sekarang kita tidak bisa, nanti akan bisa jika kita mau belajar. Tidak ada bayi lahir sebagai pebisnis hebat. Misalnya ada berita: Telah lahir seorang pebisnis hebat. Telah lahir seorang penjual ulung. Telah lahir seorang pembicara hebat. Tidak ada broo!. Yang lahir itu di mana-mana juga seorang bayi, anak laki-laki atau perempuan. Bagaimana pun hebatnya seorang Ibnu Sina, Muhammad Al Fatih, dan siapa pun itu, tetap saja saat lahir tidak bisa apa-apa kecuali yang bisa dilakukan bayi pada umumnya. Saat kita mengatakan tidak bisa, percayalah semua orang juga pernah tidak bisa. kita tidak bisa, karena memang belum belajar dan berlatih. Jadi intinya kita mau atau tidak? Itu saja!


2. GW LAKUKAN BESOK/NANTI SAJA
Jika Bisa Sekarang, kenapa Besok?
Memang benar kok, gw tidak bisa melakukannya sekarang. Hari ini gw sibuk, jadi gw lakukan besok.
Baiklah, tidak masalah, jika memang benar-benar kita sibuk hari ini sehingga tidak ada lagi yang bisa dilakukan. Namun yang akan menjadi penghambat adalah saat kita sebenarnya bisa melakukan sekarang, kemudian kita mengatakan akan melakukan besok. Siapa yang menjamin kita bisa melakukan besok?

Bisa jadi besok pun kita akan mengatakan gw akan lakukan besok. Lusa, kita akan mengatakan yang sama. Dan seterusnya, sampai kita tidak melakukan sama sekali. Serius, jika kita mau maju, kita harus melakukan apa yang harus kita lakukan itu sekarang.
SEKARANG! Kenapa? Jika kita melakukan sekarang apa yang seharusnya kita lakukan, kita akan menciptakan momentum dan sangat berharga untuk keberhasilan kita. Jika Itu Benar-benar Penting, Kenapa Nunggu Besok? Jika ada sebuah tindakan sangat penting yang akan mengubah hidup kita menjadi lebih baik. Maka lakukan sekarang, jangan ditunda-tunda.
Akan tetapi bener kok, gw tidak bisa melakukannya sekarang. Gw banyak kesibukan yang lain. Itu artinya, kita menganggap pekerjaan ini tidak penting sehingga harus dilakukan besok. Itu adalah keputusan kita. Serius, kita menganggap tidak penting. Jika menurut kita bisa dilakukan besok, artinya itu tidak penting. Itu saja!

3. GW BELUM NYAMAN
Orang-orang yang sukses adalah karena mereka mau melakukan sesuatu yang tidak nyaman. Jika tidak, mereka akan terus berada di zona nyaman. Saat kita mengatakan belum nyaman, tidak sreg, belum terbuka hati, dan kata-kata sejenisnya, artinya kita masih betah di zona nyaman.
Saat kita hanya betah melakukan pekerjaan yang bisa dan biasa saja, kita tidak mengalami kemajuan yang berarti. Sekali kita mengubah, bahkan tidak nyaman sama sekali, maka kemajuan kita dapatkan. Cobalah berpikir untuk melakukan hal baru, selama itu untuk kemajuan kita, meski pun itu tidak nyaman.
Sesuatu yang baru atau pertama kali dilakukan adalah tidak nyaman. Pada awalnya, berbicara di depan umum itu tidak nyaman. Gemetaran dan dag dig dug. Namun kita harus melakukan untuk kemajuan kita. Kita harus paksakan meski pun tidak nyaman. Rasa tidak nyaman hanya ada di awal, selanjutnya akan biasa.
Menjual juga sama, sangat tidak nyaman. Namun jika sudah biasa, menjadi nyaman-nyaman saja. Jadi jangan menunggu nyaman, Kita akan nyaman jika MAU melalui ketidaknyamanan itu.


4. GW MASIH BINGUNG
Ini juga yang sering kita dengar dan baca: Pak, sebenarnya saya mau bisnis tapi masih bingung apa yang harus saya lakukan. Saat memasuki dunia yang baru, bisnis yang baru, termasuk pekerjaan yang baru, pada awalnya semua orang pasti bingung.
Begitu juga saat bekerja, pada awalnya bingung. Saat kita datang ke kantor pertama kali, kita tidak tahu apa yang akan dilakukan nanti di kantor. Kemudian atasan atau penyelia kita akan membimbing kita, dan kita akhirnya mengetahui apa yang akan kita ketahui. Bagaimana dengan bisnis? Sama saja.
Mungkin akan bingung di awal, namun mulailah berjalan, Kita pun akan menemukan jalan. Ilustrasi yang bagus adalah lampu mobil yang hanya bisa menerangi jalan beberapa meter saja, namun setelah berjalan bisa menerangi seluruh jalan, sampai ratusan kilometer sekali pun.

5. GW TAKUT KECEWA
Jika kita takut kecewa kemudian kita tidak melakukan apa-apa, sebenarnya kita sedang menanti kekecewaan yang lebih besar lagi dimasa mendatang. Saat kita bertindak, mungkin berhasil, mungkin juga tidak. Namun jika kita tidak bertindak, kita pasti gagal.
Saat kita tidak bertindak, sebenarnya kita SUDAH gagal. Lalu kenapa tidak kecewa? Karena kita tidak menyikapinya sebagai kegagalan. Padahal, jelas-jelas kegagalan. Artinya, kecewa atau tidak kecewa itu bukan karena gagal atau tidak gagal, tetapi bagaimana kita menyikapinya. Padahal, jika kita kaji lebih jauh, justru kegagalan sebenarnya saat kita menyerah, tidak bertindak. Saat kita mencoba, kita sebenarnya tidak akan pernah gagal.

6. SUDAH TERLAMBAT
Tidak ada kata terlambat. Allah masih memberikan umur kepada kita. Allah masih memberikan kesempatan kepada kita. Kenapa kita berani-beraninya mengatakan sudah terlambat? Terlambat itu saat ajal menjemput namun kita belum bertaubat. Untuk bisnis, untuk karir, dan untuk pengembangan diri, tidak ada kata terlambat. Jika kita mengatakan sudah terlambat, karena kita berpikir sempit. Bukalah mata, harapan itu masih ada.

7. GW SUDAH MELAKUKAN YANG TERBAIK
Kata siapa sudah terbaik? Kata kita sendiri? Belum, kalau kita mau belajar lagi metode-metode yang lebih baik. Kalau kita mau berlatih sehingga keterampilan kita meningkat. Maka kita bisa melakukan yang lebih baik lagi.
Kita harus memberikan peluang pada diri kita, bahwa kita masih bisa melakukan yang lebih baik. Tahukah, para juara dunia itu, apa pun bidangnya, mereka selalu berlatih untuk meningkatkan kemampuan? Sungguh aneh, kita juara dunia saja bukan tetapi mengatakan sudah melakukan yang terbaik. Kita bisa mencapai penghasilan revolusioner jika kita mau membuka diri, yaitu membuang anggapan bahwa kita sudah melakukan yang terbaik.

KESIMPULAN: Buang semua kalimat yang menghambat kemajuan diri kita, SEKARANG!

Sumber: [edit] dari SDM Bisnis Indonesia yang disadur dari motivasi-islami.com



Posted on Friday, September 27, 2013 by De Budi Sudarsono

No comments

Monday, September 23, 2013


Akhirnya setelah 22 tahun puasa gelar, Indonesia berhasil menjadi juara di ajang internasional [ASEAN], dan ini diraih oleh para Garuda Muda. Selamat atas kemenangan dan gelarnya.

Jebbreeet.....
Ow ow ow ow ow....
Hahaha, yang mengikuti jalannya pertandingan saat timnas muda kita bertanding mungkin tak asing lagi dengan bunyi suara itu. Puncaknya ketika timnas muda kita bermain di final melawan Vietnam. Hingga detik ini di media sosial [FB & Twitter] banyak yang membuat status dengan embel-embel Jebreeeet, jegeeeeer. Kata-kata komentator ini berhasil membuat sensasi hingga banyak orang yang tak asing lagi dengan kata jebbreet.

Mengapa ya kalimat ‘Jebret’ itu yang paling diingat sama masyarakat?. Padahal jika diingat-ingat si komentator ini juga punya kalimat-kalimat yang menurut gw sangat bagus. Dia mengutip pesan Jenderal Sudirman, kira-kira begini kutipannya “Robek-robek badanku, potong-potonglah jasad ini, tapi jiwaku akan tetap hidup”. Kalimat ini terlontar ketika melihat garuda muda yang terus berjuang hingga detik terakhir. Tak hanya itu, di akhir ketika garuda muda dinobatkan sebagai juara dia juga mengutip pesan Presiden Soekarno “Beri aku satu pemuda, maka akan aku goncangkan dunia”. Karena yang berhasil merebut juara ya para pemuda, bukan senior.

Tapi tetap “Jebbreetlah” yang paling banyak dibicarakan orang. Masih ingat “Statusisasi” nya Vicky? Kalau “Cetar Membahana” nya Sahrini? Oiya sebelumnya juga ada “Demi Tuhan” nya Arya Eyang Subur.

Semua itu terjadi karena bantuan media, baik itu media TV ataupun media sosial. Sekarang ada Facebook, Twitter, YouTube, dll. Mereka [media] menjalankan tugasnya dengan sangat baik. Kita kebanyakan mengakses itu, dan yang tidak tahu menjadi tahu. Gemparlah kata-kata yang menurut telinga kita itu sesuatu yang menarik. Mulailah update status di media sosial dengan kata-kata tersebut. Latah, ya orang Indonesia itu latahan.

Sepertinya sangat mudah menjadi terkenal, mencari perhatian dan membuat sensasi. Buat saja kata-kata yang dianggap tabu. Beeeeeh pasti jadi trending topik tuh di twitter, hehe.

Apa yang kita katakan itulah cerminan dari diri kita. Teko dengan air putih segar pasti mengeluarkan air putih segar, dan teko yang isinya air selokan pasti mengeluarkan air selokan. Nah, jadi hati-hati dengan apa yang kita katakan. Peran media ini alangkah baiknya kita manfaatkan untuk saling mengingatkan tentang kebaikan dan bukan bermaksud untuk menggurui.

Selamat untuk garuda muda atas gelar juaranya. Kalian memang juara. Kalian mampu menginspirasi kita lewat perjuangan kalian. Teruslah mengepakkan sayap, melesat tinggi dan menerkam setiap lawan yang menghadang.



Posted on Monday, September 23, 2013 by De Budi Sudarsono

No comments

Wednesday, September 18, 2013


Apa yang terlintas ketika membaca atau mendengar kata Apollo? Saat gw masih SD, di buku pelajaran IPS (kalau ga salah) Apollo itu programnya NASA yang meroket hingga ke bulan. Nah kalau sekarang? wah sudah banyak banget ya produk-produk yang memakai label Apollo. Yang terbaru produk parfum AXE Apollo. Produknya Blackberry juga ada yang pakai label Apollo.

Habis nanya sama mbah google, ternyata masih banyak lagi nama-nama Apollo yang lainnya. Contoh, jadi nama rumah sakit di India [Apollo Hospital Chennai] sampai nama teater di USA [Apollo Theater]. Ada lagi produk industri makanan [Apollo Food Industries], masih banyak lagi yang lainnya. Kalau disini yang lagi anget-angetnya ya produk parfum, di iklannya memakai embel-embel astronot. Karena menurut gw, kebanyakan dari kita ketika dengar kata Apollo itu ya astronot yang pergi ke bulan. Sudah banyak yang mengatakan bahwa Astronot yang pergi ke bulan itu hanyalah konspirasi pendaratan bulan atau teori hoax bulan. Gw salah satu yang mendukung teori ini, hehe.

Balik lagi ke Apollo, gw bukannya mau membahas konspirasi tersebut, dan tidak juga membahas produk-produk yang ada embel-embel Apollonya. Hanya ingin mendefinisikan arti dibalik kata Apollo itu sendiri. Ternyata Apollo itu berasal dari bahasa Yunani yang artinya Kecantikan (lagi-lagi nanya mbah google). Kalau gw mendefinisikan arti Apollo itu sebagai sebuah visi, sebuah lesatan dan sebuah doa.

Gw punya temen, namanya Apollo. Pas banget kan, ahaha. Bersyukur diberi kesempatan selama kurang lebih enam [6] bulan untuk dekat dengan dia, padahal tiga [3] tahun sekelas. Apollo ini adalah pejantan tangguh yang sikapnya itu tengil, berisik nan iseng, tapi pinter dan kritis (mungkin IQ nya diatas 125). Dibalik ketengilan dan keisengannya ternyata dia sangat bersahabat dan hangat. Dia pencinta sepakbola dan memiliki kisah cinta yang unik. Saat masih dekat dengan dia, ada perasaan nyaman (tenang, gw bukan Homo -_-). Sekarang gw sudah tak bisa [jarang] bertatap muka lagi dengan dia. Dia sekarang sudah merantau, melesat lebih tinggi sesuai dengan namanya [Apollo]. Itulah alasan kenapa gw mendefinisikan Apollo itu sebagai sebuah lesatan, karena gw berharap dia bisa melesat mencapai semua impian dan cita-citanya.

Setelah gw tanya, ternyata Apollo itu artinya apologize [pemaaf], karena dia merasa bahwa dia sangatlah pemaaf (hweeeek , ahahaha).  Dan Apollo itu ternyata Apo11o, yang terdiri dari gabungan sebelas [11] orang. Ya, dia yang gw sebut disini adalah sebutan untuk mereka.

Apollo. Sebuah visi, sebuah lesatan dan sebuah doa. Selamat berjuang teman-teman, melesatlah setinggi-tingginya.












Posted on Wednesday, September 18, 2013 by De Budi Sudarsono

No comments

Tuesday, September 17, 2013


Seorang petani di Kanada memiliki perkebunan anggur hijau yang sangat luas, dia merawat kebunnya dengan sangat baik dari mulai jenis dan waktu pemupukan hingga penyiraman si anggur hijaunya. Dia sangat tahu bagaimana merawat anggur hijaunya dari bibit hingga panen. Sehingga kualitas anggur yang dihasilkan pun sangat baik. Dia sukses dalam berkebun anggur hijaunya. Hingga pada suatu masa, petani ini beserta keluarganya harus pindah ke Jogjakarta, sebuah kota di Indonesia. Perkebunan anggur hijau di Kanada ia titipkan ke temannya. Setibanya di Joga, petani ini membeli sepetak tanah untuk menanam anggur hijau yang bibitnya ia bawa dari Kanada. Teknik dan cara yang ia lakukan sama persis dalam merawat si anggur hijaunya ini. Tapi baru sebulan tanamannya layu dan membusuk, apalagi berbuah. Petani ini bingung bukan main, mengapa anggur hijau yang dia tanam tidak bisa tumbuh dan berbuah, padahal teknik yang dilakukan sama persis dengan yang dia lakukan saat masih di Kanada. Akhirnya dia menyadari bahwa ada faktor lain yang menyebabkan ini terjadi, perbedaan suhu antara di Kanada dan Indonesia sangat berbeda. Setelah menyadari hal itu, petani ini pun langsung mengganti teknik bertaninya dengan menambahkan teknik baru dan mengurangi beberapa teknik yang tidak bisa digunakan lagi. Alhasil, petani ini akhirnya sukses membudidayakan anggur hijau di Jogja.

Kehidupan kita selalu berubah, selalu kita mulai dari level terendah, hingga sekarang kita berada di level ini dan kelak kita akan berada pada level tertinggi (entah itu kapan). Dari TK ke SD, SD ke SMP, SMP ke SMA, SMA ke Perguruan Tinggi, Perguruan Tinggi ke Dunia Pasca Kampus. Kita akan gagal ketika kebiasaan atau cara kita mengarungi kehidupan saat masa-sama sekolah dulu masih dipertahankan, padahal kita sekarang sudah berada di dunia pasca kampus. Loh kok, kan gw sukses pas kuliah dengan cara hidup gw yang kayak gini, nilai gw bagus-bagus tuh? Simak lagi cerita anggur hijau diatas. Ada faktor-faktor (kebiasaan kita) lain yang belum kita masukkan ke dalam model hidup kita, karena medan kitapun berubah. Sehingga error/galat (kesalahan) suksesnya menjadi besar, peluang suksespun menjadi kecil.

Lalu bagaimana agar errornya semakin kecil dan peluang suksesnya semakin besar? Cepat beradaptasi di level ini, segera temukan faktor-faktor baru yang harus kita rubah, jika sudah ketemu langsung masukkan ke dalam model hidup kita. Contoh paling sederhana, update informasi, mulai membiasakan membaca koran, ikuti perkembangan dan kritisi. Contoh lainnya coba kita renungi lagi, karena gw juga dalam tahap mencarinya.


Kelak level inipun akan kita lewati. Lalu level berikutnya pun datang, saat kita memiliki pasangan hidup dan  menikah.  Model hidup kitapun akan berubah, yang tadinya hidup sendiri sekarang berdua. Pastinya banyak faktor-faktor lain yang baru yang harus kita masukkan ke dalam model hidup kita. Ketika kita bersikeras mempertahankan model yang lama saat masih sendiri maka siap-siap bahtera rumah tangga kita tak akan berdiri lama.

Ketika kita diamanahkan memiliki keturunan, kita memiliki anak dari darah daging kita sendiri, level kita naik lagi, model hidup kita pun berubah lagi. Ketika anak kita besar, level kitapun naik lagi. Begitulah hingga kita dipanggil Yang Maha Kuasa.

Buat kita yang pernah mempelajari statistika tentang model regresi. Sukses itu peubah responnya (y), dan faktor-faktor atau kebiasaan yang mempengaruhinya adalah peubah penjelas (x1,x2,...,xn), dan kegagalannya adalah error/galat (e). Berarti Model Hidup kita adalah y=x1+x2+...+xn+e. Asikkan, hahaha.

Kita harus cepat beradaptasi dimanapun dan kapanpun. Segera temukan hal yang membuat kita bertahan dalam meraih kesuksesan (sukses menurut pribadi masing-masing, karena capaian sukses setiap orang berbeda-beda). Lakukan itu segera dan biasakan.


Posted on Tuesday, September 17, 2013 by De Budi Sudarsono

No comments

Friday, September 13, 2013


Kali ini gw ingin menshare apa yang telah gw baca barusan. Jujur, gw bacanya deg-degan dan merinding. Tentang bahaya PORNOGRAFI. Langsung saja ke inti masalahnya. Apa sih bahayanya pornografi? Sebatas pengetahuan gw adalah kecanduan dan DOSA. Tanpa disengaja ketika kita membuka internet atau situs tertentu, ada iklan yang membuat kita penasaran untuk membukanya (contohnya: produk membesarkan pen*s atau pay*dara), atau ada yang lebih ekstrim lagi, gw nemu iklan jual video porno. What the hell!!!. Ternyata barang seperti ini juga diperjualbelikan secara online, dan bodohnya gw membuka iklan tersebut. Gw akhirnya masuk ke blog tersebut, dan wooooow. Tidak ada filmnya, tapi cover depannya ada dan ini dijual, cukup hot. Mungkin masih ada lagi situs-situs seperti ini yang lainnya, bahkan mungkin ada situs yang bisa jadi lebih parah. Bahaya bro, dimana-mana tidak aman. Lengah sedikit kita bisa terjebak didalamnya.

Ini pengetahuan bro, so sabar bacanya karena lumayan panjang, beda sama artikel-artikel gw sebelumnya yang singkat dan padat.

Di tubuh kita banyak hormon yang bekerja. Ada empat [4] hormon yang dirusak cara kerjanya gara-gara pornografi. Hormon ini jika bekerja secara normal. Akan menguntungkan kita. Nah pornografi membuat ke [ 4] hormon ini keluar secara berlebihan dan terus menerus.

#DOPAMINE
Kalau kita sedang kesusahan mengerjakan suatu soal matematika saat ujian, dateng telat, belum makan, eh pas datang ternyata soalnya susah banget, kita pasrah, lunglai, merasa bakal jeblok nilanya, gara-gara tidak ada satupun soal yang bisa dikerjakan. Lagi frustasi frustasinya, tiba -tiba ketemu cara ngerjain soalnya. YES !!!!!! I Got IT !!!!! Alhamdullillah! Bagaimana perasaanya ? Senang yang bukan main bukan?! Serasa puas campur bahagia!
Seperti itulah efek hormon dopamine kalau lagi bekerja. Menimbulkan SENSASI Puas, senang , bahagia di dalam dada. Eits… tunggu dulu…Efek dopamine ternyata menimbulkan peningkatan kebutuhan level. Maksudnya begini. Kalau kemaren kita puas dan loncat loncat kegirangan gara-gara mengerjakan soal anak TK, apakah saat besoknya kita mengerjakan soal yang sama merasa puas dan loncat loncat yang sama dengan yang kita lakukan kemaren? Tentu tidak! Kita pasti butuh untuk bisa mengerjakan soal anak SD, baru loncat-loncat kegirangan lagi. Betul gak? Seperti itulah efek dari bekerjanya si dopamine.
NAHHH! pornografi itu membuat si dopamine bekerja terus menerus! sayangnya penyebab dia bekerja adalah karena pornografi !

Ilustrasi :
Pertama kali si Fulan akan berteriak ”oh my God gambar apa sih tuh! ” (sambil tutup mata tapi agak direnggangin jarinya buat ngintip). Eh kemaren gambar apa sih? mengunjungi lagi situs yang menampilkan gambar perempuan memakai bikini tersebut. Dilihat terus,
besok-besoknya si Fulan harus melihat perempuan bertelanjang dada agar bisa merasakan sensasi yang ”wuooowwww“. Besoknya tentu harus melihat yang lebih parah dari melihat perempuan bertelanjang dada. Bisa yang cuma pakai kancut doank atau langsung bugil.

Begitu seterusnya, dari melihat cewe bugil, melakukan seks, lebih parah, terus dan terus. Harus lebih parah atau minimalnya beda gambar, agar merasakan sensasi ”wuooowwww“. Bisa dibayangkan kan , setelah puas melihat gambar-gambar yang terparah sekalipun. Apa yang harus dilakukan agar merasakan sensasi ”wuooowwww ”? Nonton videonya beneran donk! Lalu seterus dan seterusnya? Melakukan seks beneran donk! Bener banget!. Waktu melakukan seks juga begitu, karena dari awalnya dilandaskan si dopamine tadi, maka akan beda dengan seks yang dilakukan orang normal yang biasa. Dia selalu butuh teknik seks yang baru, baru dan baru, kalau perlu yang gak normal dan aneh. Makanya kalau para pelaku seks yang melakukan seks gara-gara pertamanya dia terpincut pornografi, akan butuh gaya yang baru dan menuju ke arah penyimpangan seksual. Sampai jadi nyoba incest ( berhubungan dengan saudara sendiri ), berhubungan seks dengan binatang, pemerkosaan, penyiksaan dalam seks. Hanya karena butuh utuk merasakan sensasi ”wuooowwww” tersebut. Mereka tahu itu salah, tapi tetap melakukannya. Mereka tahu itu salah, tapi tidak bisa melawannya. Itulah parahnya hormon dopamine yang dibikin bekerja secara terus menerus oleh pornografi !

Nah, buat kita yang suka penasaran dengan yang berbau 17++, sabar, karena kalau kita terjebak maka si dopamine ini siapa memainkan perannya dengan baik. Hati-hati.

#NEUROPINIPHRIN
Kalau seorang pebisnis sejati, otaknya dipenuhi dengan yang namanya peluang dan keuntungan. Ngeliat usaha yang bisa dijadikan ladang uang, selalu dimanfaatkan dengan baik. Instingnya ke bisnis terus. Nah inilah yang terjadi juga terhadap para pecandu pornografi. Otaknya selalu berputar-putar dengan yang namanya pornografi. Ngeliat yang ngerangsang dikit, otak udah ngebayanginnya yang lain-lain. Kalau ada perempuan yang memakai baju seksi, mungkin orang normal hanya kan berkata ”perempuan itu seksi”. Tetapi kalau orang yang sudah kecanduan pornografi, akan berfikir, gimana ya rasanya bersetubuh dengan dia (sambil ngiler diem diem bego gitu). Lagi berdiri disamping perempuan, langsung otaknya ngeres dah, padahal perempuannya biasa aja, gak ngedance, ngeliuk-liukin badan, apalagi striptise. Sama sekali enggak! Tapi otaknya sudah yang gimanaaaa gitu. Itulah yang dirasakan orang yang sudah berurusan dengan pornografi. Ngerusak otak!
Nah inilah yang sering digembor-gemborkan orang bahwa pornografi itu ngerusak otak. Inilah yang dimaksudkan. Sering terbayang selalu. Akibatnya tidak bisa berfikir jernih, males belajar, males mikir, males kretif. Karena otaknya sudah dipenuhi dengan daftar kosakata atau kejadian yang bisa otak dia sambung-sambungin dengan yang namanya seks. Kerjaannya siapa? kerjaannya hormon neorupiniphrin yang sudah disutradarai oleh pornografi.

#SEROTONIN
Saat seorang perokok lagi stress, dia akan merokok. Kenapa begitu? karena rokok adalah sesuatu yang bisa membuatnya senang, tentram, damai, piss, (itulah betapa shittnya rokok). Itulah efek kerja dari hormon serotonin. Membuat seseorang merasa nyaman saat hormon itu keluar. Nah saat orang bersentuhan dengan yang namanya pornografi, hormon itupun keluar. Fly, lihat porno, gw fly gw tenang, gw oke, piss man. Efeknya?! Setiap orang itu kesel, orang itu frustasi, orang itu sedih, orang itu kesepian, orang itu mengalamai hal yang menyulitkan dirinya, dia akan lari ke pornografi! Karena itu yang membuatnya tentram. Sedih ya? Yaiyalah.
Kalo orang stress, pelariannya ke ibadah.. mantep! Kalau pelariannya ke bermiditasi, Keren! Kalau pelariannya ke hang out bersama teman- teman atau kalau yang perempuan shooping? Masih okelah. Lah kalau sebuah pelarian haruslah ke pornografi misalkan langsung ke warnet dan langsung searching pretty ukrainian girl? yalkkk!

#OKSITOSIN
Apakah kita tahu kenapa seorang ibu dengan anak-anaknya ada ikatan batin? Karena hormon oksitosinlah jawabannya. Saat seorang ibu melahirkan, hormon oksitisoin terpancar banjir keluar dari tubuhnya. Nah efeknya adalah, dia mencintai sesuatu yang membuat orang tersebut mengeluarkan hormon oksitosin itu! Karena si ibu itu jadi keluar hormon oksitosinnya, gara-gara anak yang dilahirkannya tersebut! Maka dia akan jadi punya ikatan batin dengan anak tersebut! Itulah sistem kerjanya si hormon okitosin. Pornografi itu membuat hormon oksitosin bekerja secara terus menerus pada saat si orang tersebut mengakses pornografi. Sudah tahu kan akibatnya jadi seperti apa ? Dia menjadi terikat secara batin dengan pornografi tersebut. Makanya yang kecanduan pornografi itu, ada rasa kangen, jika tidak melihat pornografi selama beberapa hari. Wooow cuih! terikat batin dengan pornografi! Apa yang bisa dibanggakan dengan terikatnya seseorang dengan pornografi?

Semoga jelas, semoga nancep. Semoga makin sadar kalau pornografi itu menyebabkan kerusakan otak secara permanen tapi perlahan. Yaiyalah! Yang diserang otak!. Bagi yang baca ini setelah ingin memulai terjun di bidang pornografi, yah sebaiknya berhenti ya. Bagi yang sudah kecanduan dan merasa artikel ini ”kok kayaknya gw banget“, silahkan sadar dengan sesadar-sadarnya bahwa pornografi itu gak bagus frend! Kecanduan pornografi sebenarnya sama dengan kecanduan narkoba. Kalau kencauan narkoba jelas keliatan parahnya. Kalau kecanduan pornografi tidak kelihatan secara fisik. Tahu-tahu sudah bego aja tuh otak. Dan serasa tidak berguna yang namanya hidup.

Hmmm, mungkin ada yang baca terus komen “ah ini mah hoax”. Terserahlah, berarti mungkin ke[4] hormonnya bekerja sangat baik, hehe.

Pesen dari yang punya blog, dia ingin informasi ini dishare kemana saja, supaya kita hati-hati dan tak terjebak dalam dunia maksiat pornografi ini. Bahaya bro.

Posted on Friday, September 13, 2013 by De Budi Sudarsono

No comments

Thursday, September 12, 2013


Kebanyakan dari kita pasti ingin bermalas-malasan, yang gampang-gampang, leha-leha, senang-senang, dan tetap berada di zona nyamannya. Tak dapat dipungkiri, seberapa rajinnya kita, suatu waktu ada kejenuhan yang membuat kita ingin memanjakan diri dengan bermalas-malasan. Yang rajin saja bisa seperti itu, apalagi yang memang dasarnya sudah malas.

Buat orang yang memang sudah kaya ya tak masalah, apalagi hartanya tidak habis tujuh [7] turunan. Nah kalau kita turunan ke delapan [8] bagaimana? Haha.

Pribahasa mengatakan, “Berakit-rakit kita ke hulu, berenang-renang ke tepian, Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian”. Sudah jelaskan maksudnya? Nah kalau kita bersenang-senang dahulu maka kelak kita akan bersakit-sakit kemudian, hukum kebalikanpun berlaku di pribahasa ini.

Jika kita hidup di dunia ini hanyalah untuk kita sendiri ya tidak masalah kalau ingin sesuka hati. Kalau senang ya senang, kalau susah ya susah sendiri. Tapi pada kenyataannya kan tidak seperti itu. Kelak kita akan membina rumah tangga, apa mau melihat isteri kita susah dan menderita? Apa mau melihat anak-anak kita menderita? Apa mau melihat keluarga besar kita hidup dalam kesusahan?

Janganlah kita egois, mementingkan diri kita sendiri. Mulailah berfikir apa yang kita kerjakan ini adalah investasi kita untuk masa depan. Jika yang kita kerjakan sekarang sesuka hati dan bermalas-malasan maka bentuk investasi kita di masa depan hanyalah kesengsaraan. Mau?

Misalnya nih dari yang paling sederhana,” gaya hidup sehat”. Pasti kita ingin memiliki keturunan yang sehat, cerdas, soleh/soleha dan tampan/cantik. Andaikan kita sekarang masih malas berolahraga, makan tak teratur, asupan gizinya tidak jelas, suka merokok, makan sayur dan buah jarang-jarang, banyak makan junk food. Apakah nanti kualitas sperma/sel telur kita akan bagus? Ini akan berpengaruh nantinya ke keturunan kita. Apakah kita tega melihat anak kita nantinya sakit-sakitan atau bahkan mengalami keterbelakangan mental? Apakah kita mau merebut kebahagiaan anak-anak kita kelak? Harusnya mereka bisa hidup sehat bersama anak-anak yang lain. Mereka nantinya yang akan menggantikan kita, mereka masih memiliki masa depan yang cerah. Jadi, janganlah kita egois terhadap diri kita sendiri. Kalau tidak, maka keturunan kita akan menjadi tumbal keegoisan kita.

Nah sekarang coba bayangkan isteri kita nanti. Kalau kita bisa hidup semaunya sendiri ya tidak apa-apa, tapi jangan menikah, jangan punya isteri. Loh kok? Ya iyalah, memangnya kita tega menyusahkan isteri kita? Anak-anak kita? Susah ko ngajak-ngajak. Kalau mau menikah dan punya isteri serta punya anak, maka berpenghasilanlah yang cukup (banyak). Ya memang isteri yang baik tidak melihat banyak atau sedikitnya harta kita, yang penting cukup untuk hidup dan investasi pendidikan serta kesehatan anak-anaknya. Tapi tetap saja kita mesti berjuang untuk terus berpenghasilan. Jadi yang sekarang masih bermalas-malasan dan hidup seenaknya sendiri, mulai dari sekarang yuk kita berpenghasilan. Untuk keluarga kita kelak.

Masih punya orang tua? Yang masih punya apakah mau nanti ketika mereka semakin tua kita tidak bisa merawatnya ketika sakit hanya gara-gara kita tidak punya cukup dana untuk membawanya ke Rumah Sakit?

Uang memang bukanlah segalanya, tapi tidak ada yang bisa dibeli tanpa uang. Kebutuhan keluarga (orang tua, isteri dan anak-anak), pendidikan anak-anak, kesehatan keluarga, dan lain sebagainya.

Jadi apakah kita masih mau hidup seenaknya sendiri? Masih mau berleha-leha? Masih mau bermalas-malasan?
Ingatlah, kita tidak hidup sendirian bro.
Janganlah kita egois.

Posted on Thursday, September 12, 2013 by De Budi Sudarsono

No comments

Saturday, September 07, 2013


Ini adalah kisah ketika dunia hanya mengenal dua wilayah: Barat dan Timur.
Ini adalah persaingan antara dua negara; Imperium Romawi dan Khilafah Islam.
Ini adalah cerita saat dunia terpolarisasi menjadi dua bagian: Kristen dan Islam.
Ini adalah epik antara dua kekuasaan: Byzantium dan Utsmani.
Pada suatu masa ketika dunia hanya terbagi menjadi dua bagian, sudah menjadi kewajaran bagi Barat untuk menaklukan Timur. Namun ada seorang pemuda yang membalik semuanya dan menaklukan sebagian besar Barat. Pemuda yang mengukir namanya dalam sejarah emas dunia, dengan prestasi dan pencapaian yang tidak pernah ada pada masanya ataupun sebelumnya, prestasi yang jauh melebihi masanya.
Ini adalah salah satu pertempuran paling penting dalam sejarah Islam dan sejarah dunia. Pertempuran yang sangat berpengaruh pada relasi Kristen dan Islam. Serta panglima terbaik yang telah diramalkan oleh Rasulullah SAW.

CONSTANTINOPLE
Konstantinopel didirikan ribuan tahun yang lalu oleh pahlawan legendaris Yunani; Byzas, kota ini dinamai sesuai dengan namanya yaitu Byzantium. Pada 324, Kaisar Konstantin memindahkan ibukota Romawi Timur ke kota ini dan sejak itu namanya diubah menjadi Konstantinopel dan negaranya disebut Byzantium. Konstantinopel sendiri sering disebut sebagai “New Rome” dan dengan sendirinya menjadi kota dengan aktifitas dagang terbanyak dengan populasi mencapai 500.000 orang.
Posisi ditengah dunia membuat Konstantinopel menjadi kota pelabuhan paling sibuk di dunia pada masanya. Inilah kota yang mendapatkan kesempatan terhormat menjadi bagian terpenting dari 3 peradaban besar manusia. “The Gates of The East and West” adalah salah satu gelar yang disematkan kepadanya. Pemandangan yang paling menonjol dari kota ini tentu saja sistem pertahanannya yang merupakan pertahanan terbaik pada masanya. Konstantinopel dilindungi tembok yang mengelilingi kota dengan sempurna, baik wilayah laut maupun daratnya. Keseluruhan kota ini nampak seperti sebuah benteng kokoh. Nyali seseorang yang ingin menaklukan kota ini pun akan ciut tatkala dia melihat bagian benteng bagian barat, satu-satunya wilayah Konstantinopel yang berbatasan dengan daratan. Di situ terbangun struktur tembok dua lapis dengan dua tingkatan, yang diperkuat dengan parit besar dan dalam di bagian depannya. Lengkaplah Konstantinopel memiliki gelar lain “The City with Perfect Defense”.
 “Apabila dunia ini adalah sebuah negara maka tempat yang paling layak sebagai ibukotanya adalah Konstantinopel”. [Napoleon Bonaparte, Kaisar Perancis]

Bagi kaum muslim, nama Konstantinopel berarti kemuliaan yang telah dijanjikan oleh Allah dan Rasul-Nya dalam bisyarah mereka. Ramai dari kaum Muslim akan menyiapkan jiwa dan harta mereka untuk menjadi pasukan yang membebaskannya. Mental kaum Muslim pun telah dari awal dididik untuk menjadi seorang ksatria yang mempunya tugas untuk mengelola dunia beserta seisinya. Bagi kaum Muslim, Konstantinopel adalah penantian 825 tahun dan para syuhada telah menyirami tanah itu dengan darah suci mereka untuk menumbuhkan kemenangan di tanah itu maka tak heran apabila janji Allah dan Rasul ini menjadi suatu sumber energi yang tidak terbatas, menyalakan api pengorbanan dan jihad fi sabilillah dalam setiap masa dan setiap kepemimpinan.
“Sungguh Konstantinopel akan ditaklukan oleh kalian. Maka sebaik-baiknya pemimpin adalah pemimpinnya dan sebaik-baiknya pasukan adalah pasukan yang menaklukannya”. [HR. Ahmad]

MUHAMMAD AL-FATIH
Sultan Mehmed II, wajahnya tampan dengan tinggi sedang dan berbadan kekar. Siapapun yang melhatnya akan terpaku pada kedua bola matanya yang tajam, seolah melihat jauh ke masa depan, pada ujung dari segala sesuatu. Dia seorang anak muda yang memiliki kekerasan niat dan fleksibilitas dalam mencapainya. Dia memiliki kecerdasan akal, kecepatan gerak dan keberanian yang kelak akan diingat oleh setiap kawan dan lawannya. Kemudian yang paling menonjol pada Mehmed adalah kemampuan nya menentukan sikap dan mengendalikan emosinya, walaupun terkadang termperamental. Dia mampu melakukan tipu muslihat tingkat tinggi dalam peperangan dengan mengandalkan unsur kejutan, strateginya tidak dapat diprediksi. Wajah tenangnya dapat diperlihatkan sementara akalnya merancang strategi yang paling efektif untuk menundukkan lawannya dalam waktu singkat. Seorang penakluk yang juga menggemari syair, seorang ahli strategi jenius yang juga seorang ahli ibadah, seorang yang begitu mahir dalam teknik dan strategi perang sebagaimana ia bergantung pada doa para ulama. Seorang Muslim yang terinspirasi Muhammad SAW, begitu penyederhanaan kita kepadanya.

“In the old times the west attacked to the east but these days the world has changed so I will invade the west from the east to from a single empire a single religion and a singer rule over the world” [Fatih Sultan Mehmed II]


Muhammad Al-Fatih 1453
Penulis: Felix Y. Siauw

Posted on Saturday, September 07, 2013 by De Budi Sudarsono

No comments


Pernah dengar Muhammad Al-Fatih? Konstantinopel?

Mungkin ada diantara kita yang belum tau M. Al-Fatih, mungkin juga sudah ada yang tau tapi sebatas taunya, “itu loh yang menaklukan kota konstantinopel”. Atau mungkin sudah ada yang membaca cerita sejarahnya beserta referensi-referensi yang lengkap.

Kenal donk sama Harry Potter, hehe. Buat yang suka baca novel-novel fiksi berbau fantasi seperti harry potter, lord of the ring, eragon atau yang sejenisnya, tidak ada salahnya melengkapi koleksi dengan bukunya Felix Y. Siauw yang berjudul Muhammad Al-Fatih 1453. Tidak kalah menariknya dengan cerita-cerita fiksi yang disebutkan di atas, tapi Muhammad Al-Fatih 1453 ini adalah sejarah yang nyata tentang perjuangan islam dalam menaklukan kota konstantinopel yang diceritakan dengan gaya bercerita lebih menarik dibandingkan Harry Potter dan teman-temannya.

Hmmm memangnya konstantinopel itu dimana sih? Terus mengapa ditaklukan? Ada apa sih disana? Yang menaklukan siapa? Memangnya sesuatu yang berharga ya kalau bisa menaklukan konstantinopel?

Hehehe, wajar sih kalau banyak pertanyaan, rekomendasi nih buat menambah fantasi kita dan terlebih lagi menambah wawasan sejarah kita, mending baca bukunya Muhammad Al-Fatih 1453 yang ditulis oleh Felix Y. Siauw (@felixsiauw), sudah banyak berkeliaran ko di toko buku.

Ah, sok sok merekomendasikan nih. Memangnya apa yang didapatkan setelah baca bukunya?
Oke deh, yang pertama [1], tanpa disadari kita akan diajak ke abad 14 tanpa harus ke sana. Ha? Loh? Maksudnya? Hehe, maksudnya kita akan belajar sejarah, dan ini sejarah islam, sejarah perjuangan agama kita.



Kedua [2],yang kita ketahui bahwa Muhammad Al-Fatih adalah sosok yang menaklukan konstantinopel. Memangnya iya? Percaya?. Kita akan mengetahui proses penaklukan konstantinopel. Penaklukannya itu bukan sekali perang terus menang. 

Ketiga [3], Ada sebuah pembelajaran yang bisa diambil, sebuah proses, kesabaran, keberanian, kecerdasan, kecerdikan, memiliki visi yang jelas, melihat lebih dalam dibanding mata memandang.

Keempat [4], bukunya bukan bergenre motivasi seperti buku-buku motivasi yang sedang menjamur saat ini. Bukunya buku sejarah, tapi ada pecutan motivasi setelah membacanya.

Dan yang kelima [5], buku ini bisa kita jadikan pengingat buat kita yang sering lupa akan janji Allah. Buat kita yang pernah atau bahkan sering merasa bahwa Allah tidak adil, Allah melupakan kita atau Allah tidak menepati janji, jadi merasa malu setelah baca sejarah ini. Karena kita dengan mudahnya putus asa ketika gagal, menyalahkan Allah dan lain-lain. Harusnya kita bisa meniru perjuangan Muhammad Al-Fatih. Bukan dengan cara berperang dengan pedang menaiki kuda, tapi berperang melawan hawa nafsu untuk menggapai visi hidup kita.

Ko cuma lima [5]? Haha, sisanya silahkan pada baca saja bukunya.

Di sesi selanjutkan gw akan mencoba menceritakan bagian-bagian menarik dan penting dari buku ini.

Oiya, sejarah adalah yang ditulis dan kita baca, bukan yang terjadi. Karena kita tidak akan pernah tahu yang sebenarnya terjadi di masa itu. Entah benar atau tidak yang terpenting adalah kita bisa mengambil sisi positifnya, untuk kita terapkan dikehidupan kita sekarang dan yang akan datang.

Posted on Saturday, September 07, 2013 by De Budi Sudarsono

No comments

Monday, September 02, 2013


“Ternyata kiamat itu terjadi di akhirat”. Sebuah komentar dari seorang pembaca buku Akhirat Tidak Kekal.

Pasti kaget baca judulnya,haha. Masa depan memang tetap menjadi sebuah misteri, kita sebagai makhluk yang berakal mencoba untuk menggali informasi dari Al-Quran,  Hadist dan Alam Semesta. Dua hari membaca bukunya Agus Mustofa yang berjudul “Ternyata Akhirat Masih Tidak Kekal” membuat gw menjadi tercerahkan. Buku ini merupakan lanjutan dari buku serinya yang ke-2 yakni Akhirat Tidak Kekal, seri terbaru sudah ke-34.

Di buku ini dipaparkan bagaimana penulis (Agus Mustofa) menceritakan dan membuktikan bahwa Akhirat Tidak Kekal beserta tanggapan dari berbagai kalangan. Tanggapannya itu bermacam-macam, ada yang menyindir, menganggap hanya sebuah ajang mencari perhatian, banyak yang bertanya, hingga terjadinya diskusi yang menarik yang dilandaskan dengan ilmu. Buku Akhirat Tidak Kekal ini menjadi kontroversial selama sembilan [9] tahun.

Gw bukan bermaksud ingin menarik benang merah dari diskusi yang terdapat di buku ini, apalagi sampai menarik kesimpulan.  Ada point positif yang bisa didapatkan dari buku ini. Terlepas apakah benar akhirat itu tidak kekal ataupun kekal.

Pertama [1] , seharusnya kita sebagai manusia sudah selayaknya berbuat kebaikan, menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, semata-mata mengharapkan Ridho-Nya Allah. Soal Syurga anggaplah itu bonus. Karena kita akan kembali kepada-Nya. Pasti banyak diantara kita yang berharap ingin masuk Syurga, nah itu anggap saja bonus yang kita dapat ketika kita berbuat kebaikan di dunia ini. Jadi ketika berbuat baik, ikhlaslah dan hanya berharap mendapatkan Ridho Allah, bukan berharap masuk Syurga.

Kedua [2], Alam semesta ini bukan hanya bumi beserta galaksi bimasakti saja, tapi masih luas lagi hingga langit ketujuh. Tidak ada yang tahu dimana itu karena dimensi kita sekarang berbeda dengan dimensi disana. Bisa dibayangkan betapa kecilnya kita, seperti debu dipadang pasir, seperti tetesan air di samudera. Karena itu buat apa kita sombong dengan apa yang kita miliki sekarang, toh masih ada Alam Semesta yang sangat besar, berarti Allah yang menciptakan Alam Semesta memang Maha Besar.

Ketiga [3], Al-Quran jangan hanya dibaca saja, jangan hanya dibaca terjemahaanya saja, karena sayang banget jika kita tidak mencoba mentafsirkannya, karena banyak pengetahuan dan informasi di dalamnya. Ibarat ada nasi tumpeng dengan segala lauk pauk, kita hanya makan nasi dan tempe oreknya saja, mubazir.

Keempat [4], Banyak-banyak membaca, membaca tentang dunia, sejarah dan lain-lain. Karena dengan membaca kita akan mengenal dunia dan lebih mendekatkan diri kita ke Tuhan kita, Allah.

Agus Mustofa:
“Fase kehidupan manusia ternyata ada 5 tahap, sebagaimana diceritakan dalam QS. 2:28. Dan akhirat baru menempati fase ke-4, sebelum akhirnya dimusnahkan semua dalam kiamat kubro.”Mengapa kamu ingkar kepada Allah, padahal kamu tadinya mati (fase1: belum lahir), lalu Allah menghidupkan kamu (fase 2: di dunia), kemudian kamu dimatikan (fase 3: di alam barzah) lantas dihidupkan-Nya lagi (fase 4: di akhirat), kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan (fase 5: musnah kembali kepada-Nya?)””

Posted on Monday, September 02, 2013 by De Budi Sudarsono

No comments