Kali ini gw ingin menshare apa
yang telah gw baca barusan. Jujur, gw bacanya deg-degan dan merinding. Tentang
bahaya PORNOGRAFI. Langsung saja ke inti masalahnya. Apa sih bahayanya
pornografi? Sebatas pengetahuan gw adalah kecanduan dan DOSA. Tanpa disengaja
ketika kita membuka internet atau situs tertentu, ada iklan yang membuat kita penasaran
untuk membukanya (contohnya: produk membesarkan pen*s atau pay*dara), atau ada
yang lebih ekstrim lagi, gw nemu iklan jual video porno. What the hell!!!.
Ternyata barang seperti ini juga diperjualbelikan secara online, dan bodohnya
gw membuka iklan tersebut. Gw akhirnya masuk ke blog tersebut, dan wooooow. Tidak
ada filmnya, tapi cover depannya ada dan ini dijual, cukup hot. Mungkin masih
ada lagi situs-situs seperti ini yang lainnya, bahkan mungkin ada situs yang
bisa jadi lebih parah. Bahaya bro, dimana-mana tidak aman. Lengah sedikit kita
bisa terjebak didalamnya.
Ini pengetahuan bro, so sabar
bacanya karena lumayan panjang, beda sama artikel-artikel gw sebelumnya yang
singkat dan padat.
Di tubuh kita banyak hormon
yang bekerja. Ada empat [4] hormon yang dirusak cara kerjanya gara-gara
pornografi. Hormon ini jika bekerja secara normal. Akan menguntungkan kita. Nah
pornografi membuat ke [ 4] hormon ini keluar secara berlebihan dan terus
menerus.
#DOPAMINE
Kalau kita sedang kesusahan mengerjakan suatu soal matematika saat
ujian, dateng telat, belum makan, eh pas datang ternyata soalnya susah banget, kita
pasrah, lunglai, merasa bakal jeblok nilanya, gara-gara tidak ada satupun soal
yang bisa dikerjakan. Lagi frustasi frustasinya, tiba -tiba ketemu cara ngerjain
soalnya. YES !!!!!! I Got IT !!!!! Alhamdullillah! Bagaimana perasaanya ? Senang
yang bukan main bukan?! Serasa puas campur bahagia!
Seperti itulah efek hormon dopamine kalau lagi bekerja. Menimbulkan
SENSASI Puas, senang , bahagia di dalam dada. Eits… tunggu dulu…Efek dopamine
ternyata menimbulkan peningkatan kebutuhan level. Maksudnya begini. Kalau
kemaren kita puas dan loncat loncat kegirangan gara-gara mengerjakan soal anak
TK, apakah saat besoknya kita mengerjakan soal yang sama merasa puas dan loncat
loncat yang sama dengan yang kita lakukan kemaren? Tentu tidak! Kita pasti
butuh untuk bisa mengerjakan soal anak SD, baru loncat-loncat kegirangan lagi.
Betul gak? Seperti itulah efek dari bekerjanya si dopamine.
NAHHH! pornografi itu membuat si dopamine bekerja terus menerus!
sayangnya penyebab dia bekerja adalah karena pornografi !
Ilustrasi :
Pertama kali si Fulan akan berteriak ”oh my God gambar apa sih tuh! ” (sambil
tutup mata tapi agak direnggangin jarinya buat ngintip). Eh kemaren gambar apa
sih? mengunjungi lagi situs yang menampilkan gambar perempuan memakai bikini
tersebut. Dilihat terus,
besok-besoknya si Fulan harus melihat perempuan bertelanjang dada agar
bisa merasakan sensasi yang ”wuooowwww“. Besoknya tentu harus melihat yang
lebih parah dari melihat perempuan bertelanjang dada. Bisa yang cuma pakai
kancut doank atau langsung bugil.
Begitu seterusnya, dari melihat cewe bugil, melakukan seks, lebih
parah, terus dan terus. Harus lebih parah atau minimalnya beda gambar, agar
merasakan sensasi ”wuooowwww“. Bisa dibayangkan kan , setelah puas melihat
gambar-gambar yang terparah sekalipun. Apa yang harus dilakukan agar merasakan
sensasi ”wuooowwww ”? Nonton videonya beneran donk! Lalu seterus dan
seterusnya? Melakukan seks beneran donk! Bener banget!. Waktu melakukan seks
juga begitu, karena dari awalnya dilandaskan si dopamine tadi, maka akan beda
dengan seks yang dilakukan orang normal yang biasa. Dia selalu butuh teknik
seks yang baru, baru dan baru, kalau perlu yang gak normal dan aneh. Makanya
kalau para pelaku seks yang melakukan seks gara-gara pertamanya dia terpincut
pornografi, akan butuh gaya yang baru dan menuju ke arah penyimpangan seksual.
Sampai jadi nyoba incest ( berhubungan dengan saudara sendiri ), berhubungan
seks dengan binatang, pemerkosaan, penyiksaan dalam seks. Hanya karena butuh
utuk merasakan sensasi ”wuooowwww” tersebut. Mereka tahu itu salah, tapi tetap
melakukannya. Mereka tahu itu salah, tapi tidak bisa melawannya. Itulah
parahnya hormon dopamine yang dibikin bekerja secara terus menerus oleh
pornografi !
Nah, buat kita yang suka penasaran dengan yang berbau 17++, sabar,
karena kalau kita terjebak maka si dopamine ini siapa memainkan perannya dengan
baik. Hati-hati.
#NEUROPINIPHRIN
Kalau seorang pebisnis sejati, otaknya dipenuhi dengan yang namanya
peluang dan keuntungan. Ngeliat usaha yang bisa dijadikan ladang uang, selalu
dimanfaatkan dengan baik. Instingnya ke bisnis terus. Nah inilah yang terjadi
juga terhadap para pecandu pornografi. Otaknya selalu berputar-putar dengan
yang namanya pornografi. Ngeliat yang ngerangsang dikit, otak udah
ngebayanginnya yang lain-lain. Kalau ada perempuan yang memakai baju seksi,
mungkin orang normal hanya kan berkata ”perempuan itu seksi”. Tetapi kalau
orang yang sudah kecanduan pornografi, akan berfikir, gimana ya rasanya bersetubuh
dengan dia (sambil ngiler diem diem bego gitu). Lagi berdiri disamping perempuan,
langsung otaknya ngeres dah, padahal perempuannya biasa aja, gak ngedance,
ngeliuk-liukin badan, apalagi striptise. Sama sekali enggak! Tapi otaknya sudah
yang gimanaaaa gitu. Itulah yang dirasakan orang yang sudah berurusan dengan
pornografi. Ngerusak otak!
Nah inilah yang sering digembor-gemborkan orang bahwa pornografi itu
ngerusak otak. Inilah yang dimaksudkan. Sering terbayang selalu. Akibatnya
tidak bisa berfikir jernih, males belajar, males mikir, males kretif. Karena
otaknya sudah dipenuhi dengan daftar kosakata atau kejadian yang bisa otak dia
sambung-sambungin dengan yang namanya seks. Kerjaannya siapa? kerjaannya hormon
neorupiniphrin yang sudah disutradarai oleh pornografi.
#SEROTONIN
Saat seorang perokok lagi stress, dia akan merokok. Kenapa begitu?
karena rokok adalah sesuatu yang bisa membuatnya senang, tentram, damai, piss,
(itulah betapa shittnya rokok). Itulah efek kerja dari hormon serotonin. Membuat
seseorang merasa nyaman saat hormon itu keluar. Nah saat orang bersentuhan
dengan yang namanya pornografi, hormon itupun keluar. Fly, lihat porno, gw fly
gw tenang, gw oke, piss man. Efeknya?! Setiap orang itu kesel, orang itu
frustasi, orang itu sedih, orang itu kesepian, orang itu mengalamai hal yang
menyulitkan dirinya, dia akan lari ke pornografi! Karena itu yang membuatnya
tentram. Sedih ya? Yaiyalah.
Kalo orang stress, pelariannya ke ibadah.. mantep! Kalau pelariannya ke
bermiditasi, Keren! Kalau pelariannya ke hang out bersama teman- teman atau
kalau yang perempuan shooping? Masih okelah. Lah kalau sebuah pelarian haruslah
ke pornografi misalkan langsung ke warnet dan langsung searching pretty
ukrainian girl? yalkkk!
#OKSITOSIN
Apakah kita tahu kenapa seorang ibu dengan anak-anaknya ada ikatan
batin? Karena hormon oksitosinlah jawabannya. Saat seorang ibu melahirkan,
hormon oksitisoin terpancar banjir keluar dari tubuhnya. Nah efeknya adalah,
dia mencintai sesuatu yang membuat orang tersebut mengeluarkan hormon oksitosin
itu! Karena si ibu itu jadi keluar hormon oksitosinnya, gara-gara anak yang
dilahirkannya tersebut! Maka dia akan jadi punya ikatan batin dengan anak
tersebut! Itulah sistem kerjanya si hormon okitosin. Pornografi itu membuat
hormon oksitosin bekerja secara terus menerus pada saat si orang tersebut
mengakses pornografi. Sudah tahu kan akibatnya jadi seperti apa ? Dia menjadi
terikat secara batin dengan pornografi tersebut. Makanya yang kecanduan
pornografi itu, ada rasa kangen, jika tidak melihat pornografi selama beberapa
hari. Wooow cuih! terikat batin dengan pornografi! Apa yang bisa dibanggakan
dengan terikatnya seseorang dengan pornografi?

Semoga jelas, semoga nancep. Semoga makin sadar kalau pornografi itu menyebabkan kerusakan otak secara permanen tapi perlahan. Yaiyalah! Yang diserang otak!. Bagi yang baca ini setelah ingin memulai terjun di bidang pornografi, yah sebaiknya berhenti ya. Bagi yang sudah kecanduan dan merasa artikel ini ”kok kayaknya gw banget“, silahkan sadar dengan sesadar-sadarnya bahwa pornografi itu gak bagus frend! Kecanduan pornografi sebenarnya sama dengan kecanduan narkoba. Kalau kencauan narkoba jelas keliatan parahnya. Kalau kecanduan pornografi tidak kelihatan secara fisik. Tahu-tahu sudah bego aja tuh otak. Dan serasa tidak berguna yang namanya hidup.
Hmmm, mungkin ada yang baca terus komen “ah ini mah hoax”. Terserahlah,
berarti mungkin ke[4] hormonnya bekerja sangat baik, hehe.
Pesen dari yang punya blog, dia ingin informasi ini dishare kemana
saja, supaya kita hati-hati dan tak terjebak dalam dunia maksiat pornografi
ini. Bahaya bro.
0 komentar:
Post a Comment