1.GW NGGAK BISA
Penghambat utama dan paling sering terdengar adalah kalimat "Gw ga bisa."
Sungguh aneh sebenarnya mengatakan kalimat ini. Memangnya dulu waktu masih kecil kita bisa baca seperti saat membaca artikel ini? Tidak bukan? Tapi sekarang kita bisa membaca. Artinya yang sekarang kita tidak bisa, nanti akan bisa jika kita mau belajar. Tidak ada bayi lahir sebagai pebisnis hebat. Misalnya ada berita: Telah lahir seorang pebisnis hebat. Telah lahir seorang penjual ulung. Telah lahir seorang pembicara hebat. Tidak ada broo!. Yang lahir itu di mana-mana juga seorang bayi, anak laki-laki atau perempuan. Bagaimana pun hebatnya seorang Ibnu Sina, Muhammad Al Fatih, dan siapa pun itu, tetap saja saat lahir tidak bisa apa-apa kecuali yang bisa dilakukan bayi pada umumnya. Saat kita mengatakan tidak bisa, percayalah semua orang juga pernah tidak bisa. kita tidak bisa, karena memang belum belajar dan berlatih. Jadi intinya kita mau atau tidak? Itu saja!


2. GW LAKUKAN BESOK/NANTI SAJA
Jika Bisa Sekarang, kenapa Besok?
Memang benar kok, gw tidak bisa melakukannya sekarang. Hari ini gw sibuk, jadi gw lakukan besok.
Baiklah, tidak masalah, jika memang benar-benar kita sibuk hari ini sehingga tidak ada lagi yang bisa dilakukan. Namun yang akan menjadi penghambat adalah saat kita sebenarnya bisa melakukan sekarang, kemudian kita mengatakan akan melakukan besok. Siapa yang menjamin kita bisa melakukan besok?

Bisa jadi besok pun kita akan mengatakan gw akan lakukan besok. Lusa, kita akan mengatakan yang sama. Dan seterusnya, sampai kita tidak melakukan sama sekali. Serius, jika kita mau maju, kita harus melakukan apa yang harus kita lakukan itu sekarang.
SEKARANG! Kenapa? Jika kita melakukan sekarang apa yang seharusnya kita lakukan, kita akan menciptakan momentum dan sangat berharga untuk keberhasilan kita. Jika Itu Benar-benar Penting, Kenapa Nunggu Besok? Jika ada sebuah tindakan sangat penting yang akan mengubah hidup kita menjadi lebih baik. Maka lakukan sekarang, jangan ditunda-tunda.
Akan tetapi bener kok, gw tidak bisa melakukannya sekarang. Gw banyak kesibukan yang lain. Itu artinya, kita menganggap pekerjaan ini tidak penting sehingga harus dilakukan besok. Itu adalah keputusan kita. Serius, kita menganggap tidak penting. Jika menurut kita bisa dilakukan besok, artinya itu tidak penting. Itu saja!

3. GW BELUM NYAMAN
Orang-orang yang sukses adalah karena mereka mau melakukan sesuatu yang tidak nyaman. Jika tidak, mereka akan terus berada di zona nyaman. Saat kita mengatakan belum nyaman, tidak sreg, belum terbuka hati, dan kata-kata sejenisnya, artinya kita masih betah di zona nyaman.
Saat kita hanya betah melakukan pekerjaan yang bisa dan biasa saja, kita tidak mengalami kemajuan yang berarti. Sekali kita mengubah, bahkan tidak nyaman sama sekali, maka kemajuan kita dapatkan. Cobalah berpikir untuk melakukan hal baru, selama itu untuk kemajuan kita, meski pun itu tidak nyaman.
Sesuatu yang baru atau pertama kali dilakukan adalah tidak nyaman. Pada awalnya, berbicara di depan umum itu tidak nyaman. Gemetaran dan dag dig dug. Namun kita harus melakukan untuk kemajuan kita. Kita harus paksakan meski pun tidak nyaman. Rasa tidak nyaman hanya ada di awal, selanjutnya akan biasa.
Menjual juga sama, sangat tidak nyaman. Namun jika sudah biasa, menjadi nyaman-nyaman saja. Jadi jangan menunggu nyaman, Kita akan nyaman jika MAU melalui ketidaknyamanan itu.


4. GW MASIH BINGUNG
Ini juga yang sering kita dengar dan baca: Pak, sebenarnya saya mau bisnis tapi masih bingung apa yang harus saya lakukan. Saat memasuki dunia yang baru, bisnis yang baru, termasuk pekerjaan yang baru, pada awalnya semua orang pasti bingung.
Begitu juga saat bekerja, pada awalnya bingung. Saat kita datang ke kantor pertama kali, kita tidak tahu apa yang akan dilakukan nanti di kantor. Kemudian atasan atau penyelia kita akan membimbing kita, dan kita akhirnya mengetahui apa yang akan kita ketahui. Bagaimana dengan bisnis? Sama saja.
Mungkin akan bingung di awal, namun mulailah berjalan, Kita pun akan menemukan jalan. Ilustrasi yang bagus adalah lampu mobil yang hanya bisa menerangi jalan beberapa meter saja, namun setelah berjalan bisa menerangi seluruh jalan, sampai ratusan kilometer sekali pun.

5. GW TAKUT KECEWA
Jika kita takut kecewa kemudian kita tidak melakukan apa-apa, sebenarnya kita sedang menanti kekecewaan yang lebih besar lagi dimasa mendatang. Saat kita bertindak, mungkin berhasil, mungkin juga tidak. Namun jika kita tidak bertindak, kita pasti gagal.
Saat kita tidak bertindak, sebenarnya kita SUDAH gagal. Lalu kenapa tidak kecewa? Karena kita tidak menyikapinya sebagai kegagalan. Padahal, jelas-jelas kegagalan. Artinya, kecewa atau tidak kecewa itu bukan karena gagal atau tidak gagal, tetapi bagaimana kita menyikapinya. Padahal, jika kita kaji lebih jauh, justru kegagalan sebenarnya saat kita menyerah, tidak bertindak. Saat kita mencoba, kita sebenarnya tidak akan pernah gagal.

6. SUDAH TERLAMBAT
Tidak ada kata terlambat. Allah masih memberikan umur kepada kita. Allah masih memberikan kesempatan kepada kita. Kenapa kita berani-beraninya mengatakan sudah terlambat? Terlambat itu saat ajal menjemput namun kita belum bertaubat. Untuk bisnis, untuk karir, dan untuk pengembangan diri, tidak ada kata terlambat. Jika kita mengatakan sudah terlambat, karena kita berpikir sempit. Bukalah mata, harapan itu masih ada.

7. GW SUDAH MELAKUKAN YANG TERBAIK
Kata siapa sudah terbaik? Kata kita sendiri? Belum, kalau kita mau belajar lagi metode-metode yang lebih baik. Kalau kita mau berlatih sehingga keterampilan kita meningkat. Maka kita bisa melakukan yang lebih baik lagi.
Kita harus memberikan peluang pada diri kita, bahwa kita masih bisa melakukan yang lebih baik. Tahukah, para juara dunia itu, apa pun bidangnya, mereka selalu berlatih untuk meningkatkan kemampuan? Sungguh aneh, kita juara dunia saja bukan tetapi mengatakan sudah melakukan yang terbaik. Kita bisa mencapai penghasilan revolusioner jika kita mau membuka diri, yaitu membuang anggapan bahwa kita sudah melakukan yang terbaik.

KESIMPULAN: Buang semua kalimat yang menghambat kemajuan diri kita, SEKARANG!

Sumber: [edit] dari SDM Bisnis Indonesia yang disadur dari motivasi-islami.com